Kades di KLU Jalani Tes Urine Dadakan

Tanjung (Suara NTB) – Agenda silaturahmi sekaligus rapat koordinasi pengamanan tingkat desa yang digelar Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM PPKB dan Pemdes) Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kesbangpolinmas, Dikes KLU dan Polres Lombok Utara, Rabu, 30 November 2016 di aula Bupati cukup mengagetkan kalangan kepala desa (kades). Hadir sebagai peserta kegiatan, mereka justru harus menjalani agenda lain dari kegiatan itu. Agenda dimaksud yakni, tes urine bagi kades untuk mencegah peredaran narkoba.

Dari 24 kades yang hadir, dua kades dari Kecamatan Tanjung dan Kecamatan Kayangan memilih meninggalkan lokasi acara, meski beberapa koleganya mengantri.

Menyikapi itu, Kepala BPMD PPKB Pemdes KLU, Herianto, SP., sedikit meyayangkan kedua kades tersebut meninggalkan agenda tes urine tanpa keterangan. Padahal keduanya turut hadir saat berlangsungnya silaturahmi dan rakor. Meski demikian, Herianto tidak ingin berprasangka negatif kepada kedua kades tersebut.

Baca juga:  Pasutri Dua Dasawarsa Kecanduan Sabu

“Saya meyakini dua kades yang tidak mengikuti tes urine itu lebih kepada rasa kekhawatiran saja. Padahal kalau memang tidak menggunakan narkoba tidak perlu dikhawatirkan,” ujarnya.

Herianto menegaskan, tes urine diagendakan serangkaian kegiatan silaturahmi dan rakor pengamanan di tingkat desa. Agenda ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan kades terhadap dugaan peredaran narkoba kalangan masyarakat. Sebaliknya sebagai tauladan di masyarakat, kades harus bisa menjadi contoh.

Dalam tes urine ini, Pemda KLU tidak akan mengumumkan hasil tes terhadap indikasi menyimpang penggunaan narkoba. Umpamanya di antara kades ada yang terbukti positif mengkonsumsi, maka Pemda akan memberi langkah-langkah rehabilitasi untuk menghindarkan para kades dari ancaman kecanduan. Namun jika tidak, ia pun meminta para kades agar turut menyuarakan pencegahan penggunaan narkoba kalangan masyarakat.

“Kita akan tetap melanjutkan kegiatan tes urine untuk seluruh Kades di Lombok Utara. Bagi yang tidak bisa hadir hari ini, kita agendakan lagi. Kita juga akan bersurat ke bupati agar semua kades wajib mengikuti tes urine ini,” demikian Herianto.

Baca juga:  Cicipi Sabu, Dua Sekawan Ditangkap

Sementara Kepala Seksi Politik dan Hubungan Antarlembaga Kesbangpol KLU, Syafruddin, menambahkan dari absensi kades pada tes urine kemarin, beberapa kades yang tidak hadir antara lain disebutkan, Kades Gili Indah, Kades Bayan, Kades Loloan, serta Kades Sambik Bangkol. Termasuk Kades Gili Indah tak bisa hadir karena agenda Mandi Safar di Gili Air pada waktu yang sama. “Tes urine ini kita rencanakan bertahap. Kades yang belum tes akan kita jemput. Bagaimanapun kegiatan ini merupakan instruksi pusat melibatkan daerah masing-masing sebagai salah satu upaya memberantas narkoba di kalangan masyarakat,” tandas Syafruddin. (ari)