Masyarakat Lotim Diimbau Tak Ikut Aksi ke Jakarta

Selong (Suara NTB) – Pemkab Lombok Timur (Lotim) mengimbau kepada masyarakat tidak ikut atau datang langsung ke Jakarta dalam aksi damai 2 Desember (212) besok. Masyarakat diharap menggelar doa bersama di daerah masing-masing.

Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Lotim, H. Haerul Warisin yang dikonfirmasi, Rabu, 30 November 2016.   Wabup mengakui, sampai saat ini dirinya belum menerima laporan terkait adanya masyarakat Lotim berangkat langsung ke Jakarta terkait aksi damai. Namun, dirinya sebagai pimpinan daerah mengharap masyarakat yang ingin pergi berpikir matang, karena kepergian ke Jakarta membutuhkan biaya, waktu dan faktor lainnya.

‘’Cukup lewat sini (Lotim, red) saja kita menggelar doa, karena di sana juga nanti akan dilakukan doa bersama,” sarannya.

Selain itu, ujarnya, dirinya tidak bisa melarang masyarakat untuk berangkat Jakarta. Pasalnya, itu merupakan hak dari masyarakat itu sendiri. “Kita hanya bisa mengimbau supaya masyarakat tidak pergi ke Jakarta, namun kita juga tidak bisa melarang,”ungkapnya .

Di samping itu, terkait dengan adanya masyarakat Lotim yang sudah berangkat ataupun dan berada di Jakarta, ia mengimbau supaya aturan main dalam pelaksanaan aksi disepakati dan ditetapkan harus ditaati.

Terpisah, Bupati Lotim, H. Moch Ali Bin Dachlan mengungkapkan jika dirinya selaku kepala daerah tidak percaya jika ada masyarakat Lotim yang ikut dalam aksi di Jakarta. Bupati juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap diam di Lotim, karena kedatangan masyarakat ke Jakarta hanya untuk membuang-buang uang.

Lebih baik, menurutnya, uang untuk pergi ke Jakarta itu lebih baik digunakan untuk membantu orang miskin. (yon)