KSB Masih Berstatus Siaga Bencana

Taliwang (Suara NTB) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) hingga kini masih memberlakukan status siaga bencana daerah. Status ini ditetapkan seiring dengan telah masuknya musim penghujan.

Kepala Pelaksana BPBD KSB, Drs. H. Hamzah mengatakan, status siaga bencana yang ditetapkan pemerintah ini merupakan tahap awal menghadapi siklus musim penghujan sekarang ini. “Status siaga bencana ini sampai 31 Desember 2016,” terangnya kepada media ini, Senin, 28 November 2016.

Baca juga:  BPBD Dompu Petakan Daerah Rawan Bencana Alam

Diakuinya, sejak ditetapkan status siaga bencana Oktober lalu, sejauh ini belum ada kejadian bencana signifikan yang terjadi di seluruh wilayah KSB. Ini dikarenakan intensitas hujan yang mengguyur belum tinggi dan durasinya pun masih terhitung rendah.

“Sekarang memang terjadi anomali cuaca. Seharusnya hujan sudah mulai tinggi, tapi jatuhnya belum tiap hari. Tapi ini tetap memiliki potensi bencana,” cetusnya.

Berdasarkah hasil pemetaan BPBD, saat ini potensi bencana paling rentan melanda wilayah KSB adalah banjir dan angin puting beliung. Hamzah mengatakan, kecamatan berpotensi mengalami banjir di antaranya kecamatan Brang Rea, Seteluk, Brang Ene, Taliwang dan kecamatan Jereweh. Sementara berpotensi puting beliung seluruh kecamatan yang memiliki wilayah sekitar pesisir pantai dan lereng perbukitan.

Baca juga:  BPBD Dompu Petakan Daerah Rawan Bencana Alam

Ia pun berharap selama musim penghujan, masyarakat tetap peka terhadap lingkungan sekitarnya. Ia meminta masyarakat segera memberikan laporan jika terjadi perubahan cuaca dan kondisi lingkungan yang ekstrim yang memungkinkan menimbulkan bencana. (bug)