KSB Siap Modali PT DMB

Advertisement

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai salah satu pemegang saham di PT Daerah Maju Bersaing (DMB) mulai memikirkan kelanjutan nasib perusahaan tersebut ke depannya. Karenanya, asalkan jenis usahanya menjanjikan, KSB siap memodali perusahaan patungan milik pemerintah tiga daerah (Provinsi NTB, Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat) tersebut.

Selama ini DMB yang selama ini dijadikan “perpanjangan tangan” ketiga Pemda mengakuisisi 24 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) bersama PT Multy Capital di PT Multi Daerah Bersaing (MBD) itu, kini kehilangan kegiatan usahanya pascapenjualan saham PT NNT sebesar 82,2 persen ke PT Amman Mineral Internasional (AMI).

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin MM menjelaskan, nasib sebuah perusahaan sepenuhnya tergantung kepada para pemegang saham. Terhadap PT DMB sendiri, menurut bupati, pemerintah tiga daerah pasti akan melakukan evaluasi terhadap  jenis usaha yang akan dijalankan perusahaan ke depannya.

“Pasti akan kita evaluasi kembali. Terutama soal rencana kegiatan usaha yang disiapkan ke depannya,” timpalnya.

Secara khusus bupati menyebutkan, Pemda KSB akan memantau kegiatan usaha yang akan dijalankan PT DMB. Jika kemudian perusahaan patungan itu menyiapkan kegiatan usaha yang lebih menjanjikan, maka tidak menutup kemungkinan Pemda KSB selaku pemegang 40 persen saham akan mempertahankannya.

“Kalau bagus bisnis yang disiapkan saya kira kita bisa tetap simpan saham di sana. Tapi kalau tidak punya prospek yang bagus, susah juga kita pertahankan,” cetusnya.

Bupati meyakini jajaran direksi PT DMB saat ini tengah menyiapkan skenario kegiatan usaha lanjutan yang akan digelutinya. Karena itu ia pun berharap, agar manajemen perusahaan bisa secara matang menetapkan kegiatan usaha yang akan dipilihnya ke depan.

“Yakinkan kami bahwa bisnis yang akan dijalani akan memberikan keuntungan lebih bagus. Dan pasti kami akan mempertahankan modal untuk keberlanjutan perusahaan itu,” tukasnya.

“Kalau usahanya bagus sumber PAD kita akan semakin besar juga. Kan tidak bagus juga kalau perusahaan istilahnya hidup segan mati tak mau. Kalau seperti itu lebih baik kita tarik saja modal semuanya,” sambungnya.

(bug)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.