Hukum Harus Ditegakkan dalam Penyalahgunaan Tramadol

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Penyalahgunaan tramadol sudah menjadi tren di kalangan remaja, tak terkecuali di Kabupaten Sumbawa. Hal ini mengkhawatirkan bagi keberlangsungan remaja selaku generasi penerus. Guna mengantisipasi penyalahgunaan tersebut, diperlukan perhatian dari semua pihak.

Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B.Sc kepada wartawan, Jumat, 25 November 2016 menyampaikan penegakan hukum serius sangat penting agar menjadi pelajaran bagi masyarakat Sumbawa. Namun persoalan ini tidak hanya diserahkan kepada aparat keamanan saja. Mengingat tidak mungkin mampu mendeteksi seluruh gerakan masyarakat. Tetapi diperlukan peran semua pihak untuk melakukan sosialisasi dan melakukan antisipasi. Sehingga penyalahgunaan obat terlarang tersebut dapat ditekan.

Baca juga:  Pataka HUT Sumbawa Mulai Dikirab 16 Januari

“Yang paling penting bagaimana cara seluruh komponen masyarakat dan kita pemerintah serius menangani ini,” ujarnya.

Bupati menegaskan, dalam melakukan sosialisasi ataupun antisipasi dinas terkait haruslah melakukan sosialisasi secara terus menerus. Dan cepat tanggap mengantisipasi hal tersebut. Disamping itu pihak keamanan juga paling utama. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana gerakan masyarakat dalam mengantisipasinya. Masyarakat jangan sampai diam. Apabila mengetahui adanya hal yang menyimpang agar dilaporkan.

Baca juga:  Bawaslu Sumbawa Koordinasi dengan Polres dan Kejari

“Kembali kepada masyarakatnya. Makanya keterlibatan masyarakat itu sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (ind)