Pengerjaan Proyek RSUD Sumbawa Dikebut

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Waktu pengerjaan pembangunan Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa tersisa sekitar satu bulan lagi. Sejumlah pihak mengkhawatirkan pengerjaan tidak tepat waktu, jika dilihat dari progres yang ada. Tapi rekanan pelaksana mulai mengebut pengerjaan, antara lain dengan penambahan jumlah pekerja.

Direktur RSUD Sumbawa, dr. Selvy yang dikonfirmasi Suara NTB, Kamis, 24 November 2016 menyampaikan pihaknya tetap melakukan upaya-upaya dalam menuntaskan pengerjaan sesuai dengan kontrak yang ada. Di antaranya intens berkoordinasi dengan pihak kontraktor. Bahkan baru-baru ini melakukan rapat dengan kontraktor mengenai pengerjaan. Hasilnya disepakati untuk adanya penambahan jumlah pekerja. Selain itu juga dilakukan penambahan jam kerja.

Baca juga:  Pemprov Ajak Loteng Bahas Bendungan Mujur

“Ada penambahan untuk pekerja. Dari yang sebelumnya 25 orang menjadi 44. Jam kerjanya juga dari yang sebelumnya sampai jam 17.00 sore sampai jam 22.10 malam,” ujarnya.

Disebutkannya, pihaknya tidak ingin berspekulasi pengerjaan tidak bisa dituntaskan tepat waktu sebelum masa kontrak berakhir. Apalagi pihaknya intens berkoordinasi dengan kontraktor. Terlebih pihak konraktor juga tetap berupaya mempercepat pengerjaan. Hal itupun tentu memperhatikan kualitas pengerjaan. “Yang jelas kami tetap berkomitmen dan terus berupaya untuk menyelesaikan pengerjaan sebelum waktu berakhir,” pungkasnya.

Sementara PPK pengerjaan proyek RSUD Sumbawa, Ahmad Fauzi menambahkan dari perhitungan minggu lalu, persentase pengerjaan sudah mencapai 45 persen lebih. Pihaknya pun sudah melakukan pengecekan. Bahkan baru-baru ini dilakukan rapat direksi. Didalamnya PPK, Pengawas dan kontraktor. Dengan hasil pekerja dan waktu kerja dilakukan penambahan.

Baca juga:  Lima Proyek Besar di NTB Ditawarkan ke Investor

“Sebelumnya pengerjaan agak lambat karena area kerja kecil. Selain itu terkait kerangka baja yang agak lama karena dipesan dari Jawa. Sekarang pekerja sudah bertambah. Jam kerjapun juga bertambah. Kami tetap berharap cepat diselesaikan,” tukasnya.

Pembangunan ruang rawat inap kelas III RSUD Sumbawa bersumber dari DAK tahun 2016 senilai Rp 5.998.500,00. Pelaksana kontrak dari PT Pusuk Indah Lestari. Adapun waktu pelaksanaannya 120 hari kalender sejak 30 Agustus 2016. (ind)