BKKBN Perwakilan NTB dan BKOW NTB Roadshow Bakti Sosial di Dompu dan Bima

Dompu (Suara NTB) – Perwakilan BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Barat bekerjasama dengan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW)  Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali menggelar acara penyerahan bantuan sembako bagi kaum duafa dan yatim piatu serta pelayanan KB, Jumat, 18 November 2016 di Kampung KB Desa Mbawi Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu.

Foto 02

Ketua BKOW Provinsi NTB memberikan sambutan dalam acara Acara Roadshow Bantuan Sosial di 10 kabupaten kota se-NTB di Kampung KB Desa Mbawi Dompu.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Lalu Makripuddin menyampaikan agar hidup sehat ada beberapa hal yang perlu diolah. ‘’Antara lain olah raga, olah hati, dan juga olah rasa,’’ ujarnya.

Foto 03

Ketua BKOW Provinsi NTB mengunjungi Pelayanan KB di sela-sela kegiatan Roadshow Bantuan Sosial di 10 kabupaten kota se-NTB di Puskesmas Pembantu Desa Mbawi, Kabupaten Dompu

Terkait dengan kesehatan ibu, maka kesehatan ibu dapat tercapai apabila dapat merencanakan kelahiran dengan baik. Perencanaannya meliputi melahirkan di atas usia 20 tahun, melahirkan antara usia 20 – 30 tahun dan jarak kelahiran 3 -5 tahun.

Foto 04

Ketua BKOW Provinsi NTB secara simbolis memberikan bantuan sembako kepada perwakilan warga masyarakat di Kampung KB Desa Mbawi Kabupaten Dompu.

Sementara Ketua BKOW NTB, Hj. Syamsiah Muh. Amin, dalam sambutannya berpesan agar wanita usia subur benar benar mengikuti Program KB, sehingga lebih fokus dalam mengurus anaknya. Karena pendidikan karakter dimulai dari keluarga terutama ibu.

Foto 05

Ketua BKOW NTB Hj. Syamsiah Muh. Amin secara simbolis memberikan bantuan sembako kepada perwakilan warga masyarakat di Kampung KB Arowana, Dusun Jala, Desa Nggembe, Kecamatan Bolo Bima.

Pada lokasi penyerahan sembako juga dilaksanakan pelayanan KB dengan jumlah akseptor 23 orang yang menggunakan kontrasepsi implant. Dengan rincian akseptor baru  sebanyak 21 orang, ganti cara dari kontrasepsi suntik sebanyak 1 orang.

Sementara pada siang hari, rombongan menuju Kampung KB Arowana Dusun Jala Desa Nggembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Di lokasi ini, Ketua BKOW NTB Hj. Syamsiah Muh. Amin berpesan agar GOW di kabupaten untuk lebih banyak melakukan sosialisasi pendewasaan usia pernikahan dalam rangka mencegah kematian ibu yang melahirkan di usia muda. Hal ini disebabkan karena angka pernikahan dini di NTB berada di urutan ke 3 di Indonesia.

Foto 06

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB memberikan sambutan dalam acara Acara Roadshow Bantuan Sosial di 10 kabupaten/kota se-NTB di Kampung KB Arowana, Dusun Jala, Desa Nggembe Kecamatan Bolo Bima.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB Lalu Makripuddin menjelaskan sejarah dari Program KB yang pada awalnya lebih ditujukan untuk kesehatan sedangkan pada saat ini bertujuan untuk mengendalikan kelahiran. Slogan “Dua Anak Cukup” mengandung makna bahwa usia melahirkan adalah 20-30 tahun.  Apabila jarak kelahiran ideal 3-5 tahun diharapkan seorang wanita akan mempunyai 2 orang anak.

Foto 07

Ketua BKOW Provinsi NTB meninjau akseptor pada pelayanan KB di sela-sela kegiatan Roadshow Bantuan Sosial di 10 kabupaten/kota se-NTB di Kampung KB Arowana, Dusun Jala, Desa Nggembe, Kecamatan Bolo Bima.

Dari Pelayanan KB yang dilaksanakan di Kampung KB Arowana tersebut, diperoleh 4 akseptor IUD ( 2 akseptor baru dan 2 ganti cara dari suntik), 16 akseptor implan ( 6 akseptor baru dan 10 ganti cara dari suntik)  dan 5 akseptor yang menggunakan suntik KB. (*)