Identitas Kota Tua Ampenan Dinilai Memudar

Mataram (suarantb.com) – Puluhan tahun silam, nama Ampenan sangat tersohor di seantero negeri, bahkan sampai luar negeri. Puluhan tahun silam Ampenan begitu berjaya berkat keberadaan pelabuhannya. Kini sisa kejayaan masa lalu masih tetap ada, namun identitas sebagai kota tua dinilai telah memudar.

Mantan Walikota Mataram, Drs. H. Lalu Mudjitahid menyampaikan Kota Tua Ampenan seperti kehilangan identitas. Munculnya bangunan-bangunan modern mulai menggusur bangunan-bangunan tua peninggalan sejarah.

Ia menilai Pemkot Mataram belum maksimal dalam melestarikan Kota Tua Ampenan. Menurut Mudjitahid, Ampenan saat ini lebih banyak menonjolkan bangunan dan toko-toko modern dibandingkan dengan bangunan tua.

Ia mengatakan setiap daerah harus memiliki identitas dan ciri khas sendiri sebagai kenangan sejarah. Ia mengambil contoh Melaka, Malaysia yang saat ini menjadi kota tua warisan sejarah dunia.

Walikota dan Wakil Walikota Mataram diminta belajar ke Melaka bagaimana melestarikan dan mengembangkan kota tua Ampenan.

“Saya sudah mengatakan kepada walikota dan wakil walikota untuk berkunjung ke Kota Melaka, itu persis seperti Ampenan. Kita dapat belajar bagaimana melestarikan kota tua ini,” jelasnya saat menghadiri pameran arsip yang bertemakan Kota Mataram dalam Lintasan Sejarah di Pendopo Walikota Mataram, Rabu, 31 Agustus 2016.

Menurut Mudjitahid, Ampenan harus tetap menampilkan wajahnya sebagai kota tua. Meskipun tidak dapat dipungkiri masuknya budaya modern, namun dari luar Ampenan harus tetap nampak sebagai kota bersejarah dengan bentuk bangunan-bangunan toko tua.

“Meskipun di dalamnya sudah modern, tapi tampilannya di luar harus kembali ke bentuk toko yang semula. Itu menjadi kenang-kenangan masa lalu kita, kan indah,” pungkasnya. (rdi)