Mega Proyek Bendungan Bakal Dibangun di Lobar

Giri Menang (Suara NTB) – Mega proyek bendungan senilai Rp 1 triliun bakal dibangun di Lombok Barat (Lobar). Hal ini menyusul adanya surat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ke Pemda Lobar agar menyiapkan pembebasan lahan seluas 110 hektar di daerah Gunung Sari. Rencananya tahun depan Pemda bakal menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan, penganggaran rencananya akan sharing dengan Pemprov.

Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, SAg, MSi, menjelaskan, dalam surat tersebut kementerian meminta agar tahun depan Pemda menyiapkan lahan seluas 110 hektar untuk pembangunan bendungan.  Menindaklanjuti surat itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov NTB untuk sharing anggaran paling tidak 50:50 persen. Namun sejauh ini belum ada pembahasan dengan pemprov.

Lebih jauh dikatakan, bendungan ini akan mengairi lahan di dua kecamatan, yakni Gunungsari dan Lingsar. Dirinya belum mengetahui berapa luas areal yang bakal diairi. Namun kedalaman bendungan ini diperkirakan 80-90 meter. Ia berharap bisa terealisasi tahun 2017, sehingga jika tuntas lahannya, maka bisa segera dilaksanakan pembangunan fisik. Terkait pembebasan lahan, pihaknya sudah menghitung sekitar 115 rumah dan SD 1 unit akan terkena pembebasan lahan.

Menurutnya, tahun ini meskipun pada posisi membayar utang pinjaman, namun pihaknya akan membangun jalan 70 kilometer. Selain itu dibangun 3 kantor camat, puskesdes dan sekolah. Belum lagi ditambah proyek irigasi. Bahkan lanjutnya, tahun 2016 pihaknya melakukan pembebasan lahan jalur Gerung-Kuripan. Pembebasan dilakukan bertahap ditargetkan selesai 3 tahun.

Diketahui, Pemkab Lombok Barat dalam hal ini Kantor Aset Daerah (KAD) menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp 16 miliar pada ABPD-P tahun 2016  untuk biaya pembebasan lahan proyek pembangunan jalan jalur Gerung-Kuripan.

Sekda Lobar, H. Muh. Taufiq mengaku, pada APBD-P tahun ini pemda menganggarkan dana untuk membebaskan sejumlah proyek. Salah satunya untuk pembangunan jalur Gerung-Kuripan. Sementara itu, Kepala Kantor Aset Daerah Lobar, Mahnan, SSTP, menyatakan total anggaran yang disiapkan tahun ini untuk pembebasan berbagai proyek Rp 28 miliar. (her)