Pilih Calon Ketua DPD, Musda Demokrat NTB Utamakan Jalan Aklamasi

TGH. Mahalli Fikri (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Ketua DPD partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri memastikan partainya akan melaksanakan Musda pada pertengahan bulan Desember mendatang. Kepastian itu didapat setelah mendapat konfirmasi dari DPP partai Demokrat.

“Musda kita laksanakan Minggu kedua, Desember. Karena tahun 2021 ini semua sudah harus selesai. Insya Allah Januari 2022 langsung pelantikan pengurus,” ucap Mahalli Fikri.

Iklan

Mahalli yang juga Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTB itu menjelaskan bahwa forum musda tidak untuk memutuskan Ketua DPD. Namun hanya akan melakukan penjaringan calon yang akan diusulkan ke DPP untuk kemudian ditetapkan.

“Musda itu hanya menetapkan calon dan program kerja. Sedangkan untuk menentukan ketua itu ada tim 3 DPP, nanti ada fit and propper test-nya. Jadi DPP punya otoritas penuh dalam menentukan ketua DPD,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Mahalli, bahwa mekanisme Musda sekarang ini, DPP punya kewenangan penuh untuk menetapkan Ketua DPD. Sementara Musda hanya melakukan proses penjaringan bakal calon yang akan diusulkan ke DPP.

Namun demikian, jika nanti pada Musda jika calon yang muncul lebih dari satu yang diusulkan ke DPP. Maka DPP nantinya akan mengusahakan untuk bisa aklamasi. “Akan diupayakan aklamasi, nanti para calon akan dipertemukan untuk bermusyawarah. Kalau tidak tercapai maka DPP langsung yang akan memilih langsung,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah dirinya akan kembali maju mencalonkan diri. Mahalli menegaskan bahwa dirinya tetap akan ikut maju. Sebab dirinya sudah mengantongi dukungan dari empat DPC sebagai syarat untuk menjadi calon.

“Syarat jadi calon diusulkan oleh tiga suara DPC. Nah saya sudah dapat 4 DPC, sisanya silakan DPC mau mendukung siapa-siapa, biar ramai,” katanya.

Ditegaskan Mahalli bahwa partai Demokrat merupakan partai terbuka. Sehingga tidak ada pembatasan bagi kader untuk untuk ikut mencalonkan diri asal memenuhi persyaratan, minimal punya dukungan dari tiga DPC.

“Saya persilakan bagi kader-kader yang lain, bahkan ketua DPC kalau ada yang mau silakan. Nanti biar AHY yang menentukan siapa yang dipercaya meneruskan kepemimpinan,” pungkasnya. (ndi)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional