Pilgub NTB, HMS Akui Sudah Didekati Sejumlah Figur

Mataram (Suara NTB) – Ketua DPP PAN, H. M. Syafrudin, ST alias HMS mengakui bahwa saat ini para figur yang akan tampil di Pilkada NTB 2018 sudah mulai melakukan penjajakan-penjajakan. Ia sendiri tak menampik bahwa dirinya pernah didekati sejumlah figur yang akan tampil di panggung politik paling bergengsi di NTB itu.

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB ini mengakui hal itu saat dikonfirmasi suarantb.com, Minggu, 13 November 2016.

Iklan

Sejauh ini, sejumlah figur calon kepala daerah memang telah muncul ke permukaan. Beberapa figur bahkan sudah terang-terangan mengungkapkan keinginannya untuk maju di ajang suksesi kepemimpinan NTB ini.

Selain melakukan pendekatan kepada masyarakat, figur-figur tersebut tentu juga melakukan komunikasi dengan figur lainnya. Tujuannya adalah untuk menjajaki kemungkinan mereka berduet di Pilkada NTB 2018. Selain itu, komunikasi menyangkut peluang untuk diusung oleh parpol di Pilkada nanti juga tentu masuk dalam menu pembicaraan.

Terkait proses ini, HMS tak menampik bahwa dirinya memang sudah beberapa kali didekati oleh sejumlah figur untuk bicara soal Pilkada 2018. Beberapa figur berbicara langsung dengannya sementara figur lainnya menyampaikan pesan melalui orang lain.

HMS menegaskan, sejauh ini komunikasi yang dilakukan terkait Pilkada NTB tentu saja belum mengarah kepada hal yang kongkret. “Karena memang masih jauh kan,” ujar HMS melalui ponselnya. Pola pendekatan yang dilakukan pun seringkali hanya berupa sinyal-sinyal untuk mencari kesamaan pemikiran semata. “Tapi saya cukup mengertilah bahasa politik. Tentu saja kita harus menafsirkan itu sebagai sesuatu yang positif,” ujarnya.

Saat ditanyai siapa yang telah mengajak dirinya untuk tampil di Pilkada NTB 2018 ini, HMS menegaskan hal itu tentu tak elok diungkapkan. Namun, ia menegaskan hal ini adalah bagian dari proses demokrasi yang memang harus berjalan sejak dini.

  Nama Wakil Ali BD Masih Bergulir

Ia menegaskan, penjajakan antar figur sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa orang-orang yang tampil berduet di Pilkada NTB 2018 mendatang memang memiliki kesamaan pemikiran, kedekatan secara personal dan kecocokan secara politik. Untuk menyelaraskan aspek-aspek itulah, dibutuhkan komunikasi yang sudah perlu dimulai sejak ini.

“Saya lihat ini perkembangan yang bagus dari demokrasi kita. Jadi meskipun Pilkada masih lama, proses-prosesnya sudah berjalan. Ini tentu bisa menjadi pembelajaran politik yang baik,” tegasnya.

Jika kelak proses ini mengerucut, siapkah HMS untuk tampil? Terkait pertanyaan ini, HMS menegaskan bahwa sebagai kader parpol, dirinya tentu tidak boleh menghindari tugas yang diberikan oleh partainya. “Saya ini kan kader, tentu kalau partai memerintahkan kita harus tunduk, harus menjalankan perintah. Tapi tentu semua itu ada mekanismenya. Di PAN juga akan ada mekanisme yang berjalan. Kita ikuti saja dulu,” pungkasnya. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here