Pilgub 2018, TGH. Hasanain Siap Dipinang

Mataram (suarantb.com) – Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Haramain Narmada Lombok Barat, TGH. Hasanain Juaini secara tersirat menyatakan siap maju dalam Pilgub 2018 jika memang ada yang berniat mencalonkannya. Demikian pernyataannya saat ditemui suarantb.com di Hotel Grand Legi Mataram, Selasa, 18 Oktober 2016.

“Itu urusannya yang mencalonkan, sepanjang masyarakatnya mau ya itu saja. Kan ini ada kemauan masyarakat, ada kemauan partai yang mengusung. Kemauan-kemauan inilah yang harus diutamakan,” terangnya.

Iklan

Melalui pernyataan ini, Hasanain memang tidak secara langsung menyatakan kesiapannya. Tetapi, secara tersirat Hasanain mengaku siap maju Pilgub 2018 jika mendapat dukungan dari masyarakat atau partai.

Dalam berita suarantb.com tanggal 11 Oktober 2016 Hasanain pernah menyatakan ingin maju melalui jalur independen. Namun saat dikonfirmasi  Selasa, 18 Oktober 2016 Hasanain mengaku belum bisa menjawab apakah memilih jalur independen atau tidak.

“Itu belum terjawab, saya tidak mau buang-buang waktu memikirkan itu,” ujarnya.

Walaupun awalnya diisukan akan maju lewat jalur independen, Hasanain mengaku sudah melakukan komunikasi politik dengan beberapa parpol.

“Beberapa DPP datang minta CV, karena orang minta ya kita kirimkan aja,” akunya.

Dari kedua opsi tersebut, Hasanain menekankan pilihannya nanti ditentukan oleh kemaslahatan orang banyak.

“Kita tolok ukurnya kemaslahatan, itu yang paling penting. Kalau tidak ada maslahatnya ngapain kita melakukan itu,” pungkasnya.

Pada akhir wawancara, Hasanain kembali menegaskan kesiapannya. “Tidak boleh seseorang itu menolak untuk berbuat baik. Kepada yang lebih sedikit kita mau, kepada yang lebih banyak kita harusnya lebih mau. Nah sekarang itu biar orang yang melihat, kalau banyak yang mau kita cuma melayani,” tambahnya.

Berbeda dengan TGH Hasanain, Wakil Gubernur NTB, H. Muh.Amin yang ditemui sebelumnya di tempat yang sama menyatakan belum siap berbicara soal keikutsertaannya di Pilgub 2018.

“Belum, masih saya bekerja mengerjakan tugas, masih jauhlah itu. Nanti ada saatnya belum waktu yang tepat,” jawabnya sambil tersenyum. (ros)