Petugas Pilkada Kecamatan Hingga TPS Mulai Tes Cepat

Denny Saputra. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Petugas Pilkada di bawah naungan KPU Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai menjalani pemeriksaan tes cepat (rapid test).

Tes kesehatan yang wajib dijalani petugas KPU dalam rangka mengantisipasi penularan Covid-19 itu, secara bertahap mulai dilaksanakan oleh KPU LSB, Minggu 29 November, kemarin. “Ini hari pertama jadwal rapid test petugas kami,” kata ketua KPU KSB, Denny Saputra kepada Suara NTB.

Sesuai jadwal, Denny menjelaskan, pada hari pertama ini petugas yang mendapat giliran tes di kecamatan Poto Tano dan Seteluk. “Kami jadwalkan selama 4 hari sampai Kamis. Nanti Taliwang terakhir selama 2 hari karena petugasnya banyak,” urainya.

Pada kegiatan tes cepat ini, seluruh anggota petugas Pilkada di bawah KPU diwajiblan menjaninya. Menurut Denny, mulai dari Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK), Petugas Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa hingga anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) atau petuas TPS harus dites tanpa terkecuali. “Ini sifatnya wajib tidak boleh tidak,” tegasnya.

Dalam rangka penegakan protokol kesehatam (Prokes) pencegahan Covid-19, dinyatakan Denny, pihaknya sejak awal telah menjalankannya. Sebelumnya saat proses coklit (pencocokan dan penelitian) petugas juga menjalani tes cepat. “Kami juga anggota KPU nanti harus jalani tes bebaa Covid-19 itu. Kami akan dapat tes PCR Swab mendekati hari pemilihan,” ujarnya.

Selain memastikan kesehatan petugas melalui tes cepat dan swab. Denny selanjutnya mengatakan, penegakan Prokes Covid-19 di hari pencoblosan juga akan diterapkan pihaknya. Di mana pada setiap TPS nanti, KPU akan menempatkan berbagai fasilitas sterilisasi bagi warga yang akan mencoblos dan juga pemakian APD (alat pelindung diri) pada setiap petugas TPS.

Tidak hanya itu, laniut dia, sesuai instruksi KPU pusat. KPU KSB juga akan menerapkan pengaturan jadwal kedatangan masyarakat ke TPS. Hal ini agar tidak terjadi penumpukan warga di TPS. “Di surat udangan memilih nanti kita cantumkan jam kedatangan pemilih ke TPS. Ini salah satu upaya kita supaya tidak terjadi kerumunan di TPS,” imbuh Denny. (bug)