Petani Lobar Pasrah Lahan Pertanian Gagal Panen

Giri Menang (Suara NTB) – Kepala Dinas Pertanian Lombok Barat H. Muhur Zokhri, menegaskan, kekeringan lahan pertanian di sejumlah desa di Kuripan disebabkan air di Bendungan Batujai yang semakin menyusut. Bahkan, kondisi ini tiap tahun rerjadi.

“Langkah antisipasi ya dengan mesin pompa saja, air parit atau sungai bisa disedot ke lahan pertanian,” ujarnya menjawab Suara NTB, Kamis, 17 Mei 2018.

Iklan

Menurutnya pihak dinas bukan tidak membantu petani, sebab d isana sudah banyak diturunkan bantuan mesin pompa air, namun tidak ada yang dipergunakan. Dalam hal ini, pihaknya mempertanyakan emana dibawa bantuan mesin pompa tersebut.

Terkait keluhan petani minimnya sumur dangkal di daerah setempat, hal ini akan menjadi bahan masukan untuk diinventarisir. Bahkan, pihaknya melakukan uji geolistrik oleh dinas terkait untuk mengetahui apakah ada air atau tidak.

Sebelumnya, Kepala Desa Giri Sasak Kecamatan Kuripan Hamdani, mengeluhkan pembagian air ke sejumlah sawah di Desa Giri Sasak dari Bendungan Batujai Lombok Tengah. Dijelaskan, kalau pembagian suplai air bendungan normal, maka air irigasi akan lancar hingga ke Lobar, meskipun kondisi debit air bendungan dengan kondisi saat ini. Untuk itu, pihaknya mengharapkan pemerintah daerah segera bersikap mengatasi masalah debit air ini. (her)