Peserta Didik Perlu Internet Gratis

H. L. Fatwir Uzali (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Ditundanya pembelajaran tatap muka (PTM) tahun ajaran baru 2021/2022 di Kota Mataram memaksa peserta didik kembali menjalani pembelajaran dengan sistem dalam jaringan (daring). Masalah lama yang muncul kembali adalah ketersediaan akses internet untuk menunjang kegiatan belajar tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, H. Lalu Fatwir Uzali menyebut untuk menyiasati kondisi saat ini pihaknya telah meminta seluruh peserta didik untuk kembali memanfaatkan akses internet yang disediakan di masing-masing Kantor Kelurahan dan Kantor Kecamatan. “Yang dipasang di 150 titik dulu itu masih aktif, jadi anak-anak kita bisa mengakses dan mengikuti pembelajaran daring dari sana,” ujarnya, Senin, 26 Juli 2021.

Iklan

Menurutnya, dengan keterbatasan akibat pandemi Covid-19 saat ini Pemkot Mataram berusaha memfasilitasi sebaik mungkin proses belajar-mengajar bagi peserta didik. Salah satunya dengan mempertahankan akses internet gratis bagi masyarakat.

“Password-nya bisa diminta di Kantor Lurah masing-masing, atau siapa yang diberikan tanggung jawab (untuk mengatur) di situ,” ujar Fatwir. Selain penyediaan akses internet gratis bagi peserta didik, menurutnya tidak ada kendala berarti dalam penerapan pembelajaran daring di Kota Mataram.

Kendati demikian, peserta didik diharapkan tidak memanfaatkan akses internet yang disediakan selain untuk mengakses materi pembelajaran. Untuk itu, pihaknya berharap adanya partisipasi dari petugas di tingkat kelurahan untuk mendukung pengawasan tersebut.

“Teman-teman di kelurahan bisa membantu memantau, supaya tidak dipakai (akses internet gratis) sebagai sarana yang tidak-tidak. Selain itu, bisa juga diingatkan supaya tidak ada kerumunan saat mengakses internet itu,” ujarnya.

Di sisi lain, pihaknya juga meminta seluruh kepala sekolah dan guru mata pelajaran di Kota Mataram menyiapkan materi belajar dengan inofatif dan kreatif. “Dengan inovasi dan kreativitas masing-masing guru dalam menyampaikan materi supaya bisa menarik siswa mau mengikuti PPJ (pembelajaran jarak jauh),” tandas Fatwir. (bay)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional