Perusahaan Harus Proaktif Usulkan BSU Karyawan

H. Rudi Suryawan. (SuaraNTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan memberikan bantuan subsidi upah (BSU) bagi karyawan atau pekerja. Subsidi gaji diberikan bagi daerah yang terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Perusahaan di Mataram diminta proaktif mengusulkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, H. Rudi Suryawan menerangkan, bantuan subsidi upah atau subsidi gaji bagi pekerja masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Proses pengajuan maupun data pekerja langsung dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Iklan

Namun demikian, sejumlah 800 perusahaan di Mataram yang wajib lapor diminta proaktif mengusulkan. “Data riil ada di BPJS Ketenagakerjaan. Mereka tahu detail semuanya,” kata Rudi.

BSU diberikan oleh pemerintah bagi daerah yang terdampak penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat atau PPKM level 4. Besar bantuan diberikan Rp500 ribu perbulan. Rudi mengatakan, proses penyalurannya nanti melalui BP Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan. Subsidi gaji pekerja akan ditransfer langsung ke rekening pekerja.

Mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menambahkan, pemerintah memberikan bantuan tersebut untuk meringankan beban pekerja. “Tujuannya untuk meringankan beban pekerja selama diterapkan PPKM,” tambahnya.

Dia bersyukur perusahaan di Mataram tidak sampai memecat atau PHK karyawan. Perusahaan hanya merumahkan meskipun pendapatan pekerja berkurang. Karyawan yang dirumahkan sewaktu – waktu akan dipanggil bekerja kembali jika kondisi kembali normal.

Adapun realisasi pembayaran BSU ini belum diketahui. Disnaker akan berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan memastikan jumlah serta waktu pembayaran BSU ke pekerja. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional