Perumda Air Minum Tambah Suplai ke Gili Air

Pemasangan pipa 20 inchi oleh Satker BPPW NTB - Kemen PUPR di Gili Air. (Suara NTB/ist)

Tanjung (Suara NTB) – Untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih di kawasan wisata Gili Air, Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung memperoleh dukungan sarana untuk menambah debit air. Saat ini, Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung tengah dibantu proses pemasangan jaringan perpipaan sebesar 10 inchi oleh Satker BPPW NTB – Kementerian PUPR.

Manajer Teknik – Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung, Firman, Selasa, 5 Januari 2021 mengatakan, proyek pemasangan perpipaan sudah dimulai pada Desember 2020 lalu. Pekerjaan dilakukan multiyears dimulai tahun 2020 dan diperkirakan selesai pada akhir 2021 mendatang.

“Instalasi perpipaan yang dibangun sepanjang 5 km dari depan Pasar Tanjung sampai pertigaan Cupek, Desa Sigar Penjalin,” ucapnya.

Firman menjelaskan, pemasangan perpipaan dilakukan dengan sistem Horizontal Drain Drill. Pada sistem ini, ujarnya, pipa ditanam dengan cara digali secara horisontal pada kedalaman 2 meter. Sekali penggalian bisa menembus jarak antara 250 meter hingga 300 meter.

Sistem ini kata dia, merupakan yang pertama di NTB. Dengan teknik ini, dipastikan tidak merusak sarana infrastruktur jalan yang dilalui oleh perpipaan.

“Sistem HDD hanya sampai Cupek, setelah itu dari Cupek sampe ke Pantai Sire digali dengan cara manual untuk jarang sepanjang kurang lebih 1,5 km,” sambungnya.

Firman mengatakan, dengan dukungan sarana perpipaan sebesar 10 inchi ini membuat PDAM optimis dapat menambah cakupan pelanggan di wilayah Gili Air. Saat ini di pulau itu, pelanggan yang tercatat baru sejumlah 315 sambungan (pelanggan rumah tangga dan pelanggan bisnis).

Di Gili Air sendiri, diakuinya, antrean pemasangan baru lebih dari 100 calon pelanggan. Hanya saja, pihaknya belum bisa melayani karena keterbatasan debit. Dengan bantuan Satker BPPW NTB ini, pihaknya berharap dapat menambah cakupan pelanggan. Apabila pelayanan debit dari pipa 10 inchi sudah masuk, pihaknya kemungkinan besar akan meminta bantuan Pemda KLU untuk menertibkan sumur bor di wilayah itu. (ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here