Pertamina Peduli Turun Langsung ke Waingapu dan Kepulauan Adonara NTT

Pertamina Peduli menyerahkan bantuan bagi masyarakat korban banjir bandang di NTT berupa sembako, susu bayi dan ibu hamil, pakaian dewasa dan anak, sabun, selimut, popok sekali pakai, dan terpal plastik dengan total nilai bantuan sebesar Rp228 juta yang akan dikirimkan menuju lokasi posko pengungsian di wilayah Waiweran dan Sumba Timur. (suarantb.com/ist)

Mataram (suarantb.com)-Bencana alam menyisakan cerita yang sedih dan pilu bagi warga yang terdampak dan seluruh masyarakat. Pertamina menunjukkan kepedulian sebagai perusahaan yang juga terlibat dalam meringankan beban derita warga yang terkena bencana terlebih untuk warga di Kabupaten Waingapu dan Kepulauan Adonara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Semenjak cuaca ekstrem terjadi beberapa hari yang lalu, transportasi pengiriman logistik kebutuhan masyarakat juga terpaksa harus berhenti. Mereka yang berada di posko-posko pengungsian kesulitan mendapatkan barang-barang kebutuhan pangan dan sandang.
Pulau Adonara sejak hari Minggu, 5 April 2021, dilanda banjir bandang dan memaksa syahbandar pelabuhan di sekitarnya menutup jalur transportasi air karena kondisi gelombang tinggi yang berpotensi bahaya bagi kapal-kapal yang melintas.

Iklan

Sementara untuk Kabupaten Waingapu, salah satu akses masuk melalui Bandar Udara Umbu Mehang Kunda (UMK) sudah ditutup untuk penerbangan dikarenakan sarana prasarana di bandar udara tersebur tergenang air semenjak Sabtu, 4 April 2021.

Melalui Pertamina Peduli, bantuan telah dipersiapkan bagi masyarakat berupa sembako, susu bayi dan ibu hamil, pakaian dewasa dan anak, sabun, selimut, popok sekali pakai, dan terpal plastik dengan total nilai bantuan sebesar Rp228 juta yang akan dikirimkan menuju lokasi posko pengungsian di wilayah Waiweran dan Sumba Timur.

Executive General Manager (EGM) Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, C.D. Sasongko menyampaikan keprihatinannya dan berharap semoga bantuan ini dapat membantu meringankan dan berguna bagi para pengungsi hingga kondisi cuaca ekstrim dan musibah banjir ini berlalu.

“Sampai saat ini juga, Pertamina terus berkoordinasi dengan BNPB, BPBD, Pemkab dan Kodim di beberapa daerah untuk memetakan kebutuhan yang dapat membantu pengungsi di posko-posko yang terdampak akibat cuaca ekstrim ini,” ujar Sasongko.

Bantuan untuk Adonara diserahkan Pertamina diwakili oleh Fuel Terminal Manager Larantuka, Erik Imam Kasmianto. Dan diterima langsung oleh Ketua Posko Terpadu Kecamatan Adonara Timur, Damianus Wuran, Kamis, 8 April 2021.
Di saat yang bersamaan di Waingapu Pjs. Fuel Terminal Manager Waingapu, Arie Hernawan menyerahkan langsung bantuan kepada Kepala Pelaksana BPBD Sumba Timur, Mikail Jaka Laki. Untuk nantinya akan didistribusikan lebih lanjut menuju posko-posko pengungsi di wilayah tersebut.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para pengungsi, ditengah kondisi yang memprihatinkan seperti ini, kesulitan para pengungsi mendapatkan kebutuhan sandang dan pangan dijawab langsung oleh Pertamina Peduli,” ujar Mikail.

Selain turun tangan untuk dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak, Pertamina tetap terus mengupayakan pemulihan layanan energi bagi masyarakat. Hingga hari kelima cuaca ekstrem terjadi di beberapa kabupaten dan kota di NTT, jalur distribusi yang terhambat sudah pulih sekitar 80 persen.
“Di Kota Kupang, dari total 15 SPBU, sebanyak 11 sudah kembali dapat melayani kebutuhan masyarakat. Kami himbau masyarakat untuk tidak panik dan membeli dengan jumlah cukup sesuai kebutuhan, Pertamina memastikan energi dalam bentuk BBM dan Minyak Tanah akan tetap tersedia,” demikian Sasongko.(bul)

Advertisementfiling laporan pajak ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional