Pertamina Dorong Pembayaran Non Tunai di Masa Pandemi

Pertamina mendorong pengunaan transaksi non tunai di masa pandemi, termasuk diantaranya untuk pembelian BBM. (Suara NTB/bul)

Mataram (suarantb.com) – PT. Pertamina (Persero) mendorong masyarakat membiasakan diri menggunakan transaksi non tunai. Baik untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM), maupun Liquified Petroloeum Gas (LPG). Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko penularan Covid-19.
“Kami juga menghimbau agar konsumen mulai membiasakan bertransaksi secara nontunai atau cashless dengan penggunaan aplikasi MyPertamina dalam pembelian BBM dan LPG, supaya mengurangi potensi penyebaran virus melalui uang tunai,” Sales Area Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V wilayah NTB, Mahfud Nadyo.

Mahfud juga menyampaikan, bagi masyarakat yang membutuhkan informasi tambahan mengenai layanan maupun produk-produk berkualitas dari Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 yang siap melayani nonstop selama 24 jam.

Iklan

Untuk konsumsi, sebagai gambaran. Dalam kondisi normal, setiap tahunnya, angka konsumsi BBM dan LPG pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri memiliki tren peningkatan. Tapi hal ini berbeda dengan bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H/ 2020 di masa pandemi.
“Penurunan konsumsi BBM pada Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini untuk produk jenis Gasoline (Premium dan Perta Series) di NTB sampai dengan Hari Minggu, 31 Mei turun 18 persen dibanding dengan konsumsi harian normal, dari 1.350 Kilo Liter (KL) per hari menjadi 1.100 KL.

Sementara untuk jenis Gasoil (Biosolar dan Dex Series) juga ikut turun 5 persen, dari 410 KL menjadi 390 KL per hari” papar Mahfud.
Untuk konsumsi Liquified Petroloeum Gas (LPG) sektor rumah tangga, selama Ramadhan dan Idul Fitri 2020 sampai dengan kemarin tercatat stabil sebesar 340 Metrik Ton (MT) per hari. Yang termasuk LPG sektor rumah tangga adalah LPG subsidi 3 kilogram (Kg), serta Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg.(bul)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional