Pertama di NTB, Kapolsek dan Forkopimcam Gerung Gelar Deklarasi Pilkades Damai

Kapolsek Gerung, AKP Syaripuddin Zohri bersama camat Gerung, H. Mulyadi, para calon, dan panitia Pilkades menandatangani deklarasi Pilkades damai.

Giri Menang (Suara NTB) – Kapolsek Gerung Polres Lombok Barat, AKP Syaripuddin Zohri bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) menggelar Deklarasi Pilkades Damai, Sabtu, 12 Juni 2021. Deklarasi Pilkades damai itu dirangkai dialog kebangsaan yang menggandeng Universitas Muhammadiyah Mataram. Deklarasi Pilkades damai semacam ini pertama kali diadakan di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) bahkan NTB.

Deklarasi tersebut menghadirkan calon Kepala Desa (Kades) dan panitia, serta unsur terkait di tiga desa yang mengadakan Pilkades serentak, yaitu Desa Babussalam, Beleke, dan Banyu Urip. Kapolsek Gerung, AKP Syaripuddin Zohri mengatakan, deklarasi damai diawali dengan olahraga senam dan sepeda diikuti para peserta dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Deklarasi damai ini tercetus karena melihat adanya program dari Universitas Muhammadiyah Mataram yakni pengabdian ke masyarakat.

Iklan

“Ketika kami sampaikan ke pihak perguruan tinggi akan dikaitkan dengan Pilkades, pihak terkait siap menggelar dialog kebangsaan dengan tema mewujudkan Pilkades damai di wilayah GERUNG Lobar,” jelas dia.

Dalam dialog terbuka itu berbagai hal dibahas, sehingga diharapkan bisa memberikan pemahaman demokrasi yang sebenarnya. Sehingga nantinya para kontestan pada saat pemilihan, baik tahapan kampanye dan pencoblosan berjalan aman dan lancar.

Kegiatan ini dirangkai dengan deklarasi damai, dan disambut antusias oleh para kontestan yang akan mengikuti Pilkades. Selain itu, pihaknya berupaya memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan sesuai protokol kesehatan (Prokes). Karena dari awal pelaksanaan Pilkades pihaknya memberikan penekanan agar mengutamakan keamanan dan Prokes. Dari sisi kondusivitas, ketika ada potensi konflik yang terjadi, pihaknya langsung turun mencegah.

Camat Gerung, H. Mulyadi mengatakan, Deklarasi Pilkades Damai ini diadakan pertama kali di Lobar bahkan NTB. “Tujuannya supaya pelaksanaan Pilkades aman, lancar dan damai,” ujarnya.

Pihak Forkompimcam, jelas dia, menekankan kepada semua calon untuk menjaga keamanan, mencegah potensi konflik, dan menjaga protokol kesehatan. “Deklarasi damai ini juga upaya meminimalisir potensi konflik,” tegas dia.

Untuk memastikan Pilkades berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan, pihaknya sudah menekankan kepada masing-masing Panitia pilkades untuk menyiapkan APD seperti masker dan tempat cuci tangan di lokasi TPS.

Sementara itu salah satu calon Kades Babussalam, M. Zaini menyambut baik deklarasi damai yang digagas Polsek Gerung, Forkompimcam, dan Pemda Lobar ini. “Luar biasa kegiatan deklarasi damai ini, kita Apresiasi,” ujarnya.

Deklarasi ini dianggap penting, karena Pilkades rawan konflik, sehingga perlu diawali dengan konsensus bersama untuk membangun perdamaian. Menurutnya, para calon juga pastinya berpikir untuk melakukan dan mengambil langkah positif untuk terwujudnya Pilkades damai di esa masing-masing. Dengan adanya deklarasi ini juga mampu mengurangi gejolak, dan memberikan peringatan ke warga untuk tidak terlalu euforia berlebihan sehingga memunculkan konflik di tengah masyarakat.

“Karena itu Deklarasi yang digagas ini diharapkan menjadi contoh bagi kecamatan lain, karena di Lobar ada 24 desa yang mengadakan Pilkades serentak, ini contoh positif. Dan ini juga didukung oleh Pemda dan pak bupati, kami menilai ini upaya yang sangat bijak,” ujarnya. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional