Personel Gabungan Jaring Puluhan Motor

Personel saat melakukan patroli KRYD di Kabupaten Sumbawa.(Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Personel gabungan TNI/Polri di Sumbawa mengamankan 30 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat resmi dan menggunakan knalpot racing/brong. Puluhan kendaraan tersebut terjaring dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu, 9 Oktober 2021.

Patroli yang dipimpin Wakapolres Sumbawa tersebut dilakukan dalam rangka menciptakan keamanan dari berbagai gangguan Kamtibmas terutama di pintu-pintu masuk Kota Sumbawa. Selain itu, petugas tetap memberikan himbauan terkait pendisiplinan protokol Covid-19 sesuai surat edaran Bupati Sumbawa.

Iklan

Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho S.IK melalui Kasi Humas, AKP sumardi S.Sos dalam keterangannya menyebutkan, dalam pelaksanaan patroli dibagi 3 regu.  Yakni Regu KRYD dipimpin Kasat Samapta untuk melaksanakan Patroli di Simpang Boak dan Simpang Lawang Desa guna antispasi aksi 3C (Curat,  Curas,  dan Curanmor) serta kriminal di jalanan. Regu lainnya menyasar sejumlah tempat-tempat keramaian. Personel juga mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol Covid 19 serta antisipasi masyarakat yang membawa senjata tajam, miras dan narkoba. Dalam patroli, petugas memberhentikan pengendara yang menggunakan knalpot racing dan memeriksa surat-surat resmi kendaraan. “Di lokasi tersebut, petugas mengamankan sebanyak 5 unit motor yang menggunakan knalpot Racing dan tidak dilengkapi dengan surat resmi. Selanjutnya diserahkan kepada Satuan Lantas. Terhadap masyarakat. Terhadap masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan diberikan tindakan fisik berupa push-up. Patroli KRYD dilanjutkan ke Simpang Patung Kuda di Kelurahan Pekat untuk antisipasi remaja yang melakukan balapan liar dan 3C,” ujarnya.

Personel regu lainnya, jelasnya, juga melaksanakan hal yang sama di Jalan Garuda Simpang Samota. Yakni memberikan himbauan, peneguran dan penindakan kepada masyarakat terutama pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas dan menggunakan knalpot racing/brong. “Di lokasi Simpang Samota, petugas mengamankan sebanyak 25 unit kendaraan roda dua yang melanggar dan tidak dilengkapi surat-surat resmi, serta menggunakan knalpot racing/brong. Selanjutnya semua kendaraan diamankan ke Mako Polres Sumbawa,” ungkapnya.

Adapun seluruh kendaraan knalpot racing yang terjaring dalam patroli KRYD akan ditahan sekitar 1 bulan. Penertiban terhadap pengendara yang bandel dan tetap menggunakan knalpot racing digelar setiap hari atau setiap saat. Demi memberikan kenyamanan terhadap masyarakat Sumbawa. (ind)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional