Perpanjangan Landasan Pacu Ditargetkan Tuntas Juni 2021

Sebuah pesawat memasuki areal pelataran pesawat Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam). Guna mendukung gelaran MotoGP Mandalika 2021 mendatang, landasan pacu Bizam bakal diperpanjang mencapai 3.330 meter.(Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Persiapan program percepatan pengembangan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) terus dikebut PT. Angkasa Pura (AP) I. Dengan dua pekerjaan utama yakni perluasan terminal bandara serta perpanjangan runway atau landasan pacu bandara. Seluruh tahapan program percepatan pengembangan tersebut ditargetkan tuntas pada Juni 2021 mendatang. Sebelum event balap MotoGP digelar bulan Oktober.

General Manager (GM) PT. AP I LIA, Nugroho Jati, kepada Suara NTB usai rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, di Kuta, Kamis, 22 Oktober 2020, mengatakan, saat ini program yang sudah berjalan ialah proyek perluasan area terminal bandara. Dengan capaian sudah 51 persen.

Iklan

Kegiatan itu sendiri diharapkan tuntas paling lambat bulan Februari 2021 mendatang. “Dengan perluasan terminal bandara tersebut, bisa meningkatkan daya tampung terminal bandara hingga dua kali lipat dari daya tampungnya sekarang,” jelasnya.

Luas terminal Bizam sendiri saat ini sekitar 20 ribu meter persegi. Diperluas menjadi 40 ribu meter persegi. Sehingga bisa menampung sampai 7 juta penumpang per tahun. Dari kapasitas sebelumnya yang hanya mampu menampung 3,25 juta penumpang per tahun.

Adapun untuk perpanjangan runway bandara, saat ini masih dalam tahap persiapan di kantor pusat. Dan, diharapkan dalam waktu dekat ini sudah bisa dimulai pengerjaanya. Karena memang untuk perpanjangan runway bandara, sesuai jadwal yang ada ditargetkan selesai bulan Juni tahun 2021 mendatang.

Hal itu penting, karena dari informasi yang pada bulan Juli tahun 2021 itu akan ada uji coba sirkuit MotoGP Mandalika. Sementara event balapannya sendiri baru akan digelar pada bulan Oktober. “Jadi sebelum uji coba oleh para pembalap digelar, fasilitas penunjang terutama bandaranya sudah harus siap,” terang Jati seraya menambahkan, pihaknya kini tinggal menunggu kejelasan jadwal pelaksaan event MotoGP dari penyelenggara.

Dengan adanya perpanjangan landasan pacu tersebut, Bizam akan memiliki landasan pacu sepanjang 3.330 meter. Bertambah sekitar 550 meter dari panjang landasan pacu saat ini yang hanya hanya 2.750 meter saja. Dengan panjang runway tersebut, pesawat berbadan lebar bisa mendarat di Bizam nantinya. (kir)