Pernah Melarikan Diri dari RSJ, Pelaku Kembali Ditangkap

Mataram (suarantb.com) – Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB berhasil mengamankan empat pelaku yang diduga menyimpan dan menguasai narkoba. Dari keempat pelaku, dua pelaku di antaranya merupakan pengguna narkoba yang pernah menjalani hukuman rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma NTB, dan melarikan diri sebelum masa rehab berakhir.

Menurut Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB, AKBP I Komang Satra, polisi pertamakali melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku berinisial DI dan RP di Jalan Pariwisata, Banyu Mulek, Desa Rumak, Kecamatan Kediri, Lombok Barat.

Iklan

Hasil penggeledahan, polisi menemukan sebuah kristal bening diduga sabu dengan berat 5,26 gram. Sabu tersebut ditemukan di kantong celana milik DI. Hasil interogasi terhadap pelaku, pelaku mengakui bahwa sabu tersebut didapatkannya dari pelaku lainnya berinisial PG.

“Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap PG di rumahnya di rumahnya. Kemudian dikembangkan lagi penggeledahan di lokasi kos-kosan milik PG di Punia,” ujarnya ditemui di Mapolda NTB, Selasa, 20 Desember 2016.

Di kos milik PG, ditemukan seorang mahasiswi fakultas hukum salah satu kampus di Mataram. Ditemukan sebuah klip plastik bening diduga bekas sabu pada celana milik mahasiswi berinisial SH.

“Sebelumnya PG dan RP juga pernah ditangkap karena mengkonsumsi narkoba. Keduanya dikenai hukuman rehabilitasi di RSJ Mutiara Sukma NTB, bulan Juli 2016. Namun keduanya melarikan diri sebelum masa rehab berakhir,” bebernya.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan polisi pada kos milik PG, yakni kelengkapan alat hisap sabu, uang tunai Rp 9.750.000 di dalam botol air mineral, tiga buah ponsel seluler, dan lima buah korek api gas.

Saat ini PG diamankan di Mapolda NTB guna proses hukum lebih lanjut. Sementara ketiga rekannya diberikan hukuman rehabilitasi di BNNP NTB. (szr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here