Perluasan Terminal BIZAM Ditarget Tuntas Februari 2021

Kondisi proyek perluasan terminal BIZAM sejauh ini sudah mencapai 34,5 persen dan ditargetkan tuntas bulan Februari 2021 mendatang. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Proyek perluasan terminal Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) terus dikebut, guna mengejar target tuntas bulan Februari tahun 2021 mendatang. Saat ini, capaian proyek sudah mencapai 34,5 persen.

Demikian diungkapkan Communication and Legal Section Head PT. Angkasa Pura (AP) I LIA, Arif Harianto, kepada Suara NTB, Senin, 7 September 2020.

Iklan

Pihaknya terus berupaya mempercepat pengerjaan perluasan terminal bandara, karena pekerjaan harus tuntas tepat waktu tanpa kemudian mengabaikan kualitas pekerjaan. “Secara target pekerjaan, saat ini sudah di atas target. Dari 30,7 persen sudah tercapai 34,5 persen,” jelasnya.

Selain untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pengguna jasa angkutan udara, perluasan terminal bandara dimaksudkan juga untuk mendukung gelaran MotoGP di kawasan The Mandalika mulai tahun 2021 mendatang, sehingga harus selesai sebelum gelaran MotoGP berlangsung, bahkan jauh sebelumnya.

Adanya perluasan terminal tersebut, maka diharapkan daya tampung terminal bisa bertambah dua kali lipat atau sekitar 7 juta penumpang per tahunnya. Dari yang ada sekarang ini hanya 3,5 juta penumpang per tahun. Mengingat, dengan keberadaan kawasan The Mandalika dan semakin berkembangnya pariwisata di daerah ini ke depan, tentunya butuh dukungan sarana transportasi yang memadai.

Selain perluasan terminal, lanjut Arif satu proyek lainnya yang sedang dalam proses persiapan ialah perpanjangan landasan pacu atau runway yang saat ini dalam proses tender.

Ia menjelaskan, proyek perpanjangan landasan pacu akan simultan dengan perluasan terminal  dan, ditargetkan sudah harus tuntas pada bulan September 2021 mendatang sebelum gelaran MotoGP Mandalika. “Baik itu perluasan terminal maupun perpanjangan runway semua merupakan bagian dari persiapan menghadapi gelaran MotoGP Mandalika,” pungkasnya.

Saat ini panjang landasan pacu LIA sekitar 2.750 meter. Dengan adanya perpanjangan itu nantinya, panjang run way LIA bisa mencapai 3.300 meter, sehingga bisa didarati pesawat berbadan lebar sekalipun. Meski dengan panjang run way sekarang ini, LIA sudah bisa didarati pesawat berbadan lebar, tapi hanya untuk jenis pesawat tertentu saja. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here