Perkuat Kerjasama, Pegadaian Teken MoU dengan Pemkot Bima

0
Penandatanganan MoU memperkuat kerjasama antara PT. Pegadaian yang diwakil Deputi Bisnis Area Pulau Sumbawa, I Made Sriada dengan Pemerintah Kota Bima yang diwakili Walikota Bima, Muhammad Lutfi SE, di ruang rapat kantor Walikota Bima pada Rabu, 2 September 2020. Penandatanganan MoU juga dihadiri para Pimpinan Pegadaian Cabang Rayon Bima, Asisten Walikota, Kabag Ekonomi hingga Kabag Hukum Setda Kota Bima.(Suara NTB/Uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Bagi masyarakat dan ASN ruang lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bima yang ingin mendapatkan emas batangan kini dipermudah, hanya dengan membuka saldo tabungan sekitar Rp10 ribuan. Kemudahan itu hanya bisa diperoleh di PT. Pegadaian.

Pasalnya perusahaan dari BUMN tersebut menawarkan dan melayani Tabungan Emas, salahsatu produk unggulan dan fenomenal yang dilauncing oleh Presiden Jokowi Widodo pada tahun 2015 lalu. Produk itu bisa didapatkan di semua kantor Pegadaian di wilayah Kota Bima.

IKLAN

Untuk memperkuat kerjasama, PT. Pegadaian yang diwakili oleh Deputi Bisnis Area Pulau Sumbawa, I Made Sriada dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bima yang diwakili Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi SE menandatangani MoU.

Penandatangan MoU yang dilakukan di ruang rapat kantor Walikota Bima pada Rabu, 2 September 2020 tersebut, turut dihadiri para Pimpinan Pegadaian Cabang Rayon Bima, Asisten Walikota, Kabag Ekonomi hingga Kabag Hukum Setda Kota Bima.

Pada kesempatan itu, I Made Sriada mengatakan walaupun produk tabungan emas sudah lama dipasarkan, dan bahkan warga Kota Bima antusias menyambutnya, namun pihaknya baru menyampaikan secara resmi kepada Pemkot Bima.

“Yang jelas inti dari tandatangan Mou ini yakni mengembangkan produk Tabungan Emas kepada masyarakat dan ASN di Bima,” katanya.

Ia mengaku produk tabungan emas itu cukup luar biasa. Selain mengakses semua lapisan masyarakat termasuk ASN, keunggulannya tidak membutuhkan banyak dana untuk menabung. Dana Rp10 ribuan saja kata dia, tetap dilayani dan diterima oleh Pegadaian.

“Istimewanya produk tabungan ini karena langsung berisi saldo emas 24 karat. Tabungnya fleksibel, nariknya juga fleksibel. Boleh menabung dalam bentuk tunai dan bisa ditarik juga dalam bentuk emas batangan,” katanya.

Dengan keunggulan tersebut, I Made Sriada mengaku pihaknya ingin mengajak masyarakat dan ASN Kota Bima untuk menabung, meskipun hanya Rp10 ribu atau Rp20 ribu. Hanya saja kedepan, tidak terasa akan mendapatkan emas batangan

“Dengan nenabung Rp10 ribu bisa menjadi emas 10 gram. Ini juga bagian investasi bagi anak-anak kita kedepan. Ketika mereka kuliah sudah ada dana yang kita tabung,” ujarnya.

Menurutnya buku tabungan emas yang minimal saldonya berisi 5 gram emas bisa juga digadaikan. Nasabah tinggal menyampaikan kepada petugas Pegadaian berapa banyak membutuhkan dana.

“Jadi kalau butuh dana yang mendesak bisa langsung digadaikan,” jarnya.

Selain itu tabungan emas bisa juga mendapatkan porsi haji. Pegadaian akan memfasilitasi mendapatkan porsi haji lebih cepat dengan lebih murah yakni saldo yang sudah mencapai 3,5 gram. Cicilannya juga sangat ringan yakni mulai dari Rp669 ribu perorang setiap bulan.

“Dicicil mulai dari 1- 5 tahun dan setelah itu sudah punya tiket ke tanah suci atau porsi haji,” katanya.

I Made Sriada menanbahkan setelah penandatanganan MoU, pihaknya akan berkunjung ke OPD dan masyarakat untuk memberikan edukasi dan sosialisasi terkait keunggulan tabungan emas tersebut.

“Yang jelas banyak promo yang disediakan,” katanya.

Sementara Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi SE menegaskan akan mendukung dan mensuport kegiatan Pegadaian di Kota Bima. Pasalnya selain memberikan manfaat bagi masyarakat luas, Pegadaian juga merupakan badan usaha milik negara yang harus diperkuat. “Kita apresiasi dan dukung. BUMN kita harus diperkuat,” katanya singkat. (uki)