Peringati Sumpah Pemuda, Kantor Bahasa Gelar Gebyar Bulan Bahasa

Penampilan siswa siswi dari Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing saat menyanyikan lagu Indonesia Raya saat Gebyar Bulan Bahasa di Kantor Bahasa NTB, Senin, 12 Oktober 2020. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan budaya, dan salah satunya adalah bahasa. Keberagaman budaya dan bahasa di Indonesia telah disatukan dengan adanya bahasa pemersatu, yaitu Bahasa Indonesia sebagai wadah dari budaya bangsa tersebut.

Guna tetap menguatkan posisi Bahasa Indonesia di tengah masyarakat, Kantor Bahasa NTB menggelar berbagai rangkaian kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober.

Iklan

Kepala Kantor Bahasa NTB, Umi Kulsum, menerangkan dalam salah satu poin di ikrar Sumpah Pemuda pun, bahasa menjadi salah satu unsur penting yang disampaikan dalam butir ke tiga sumpah pemuda dan dalam rangka memperingati pagelaran bulan bahasa.

Menurutnya, gebyar Bulan Bahasa dan Sastra ini memiliki tujuan untuk terus memupuk dan mengembangkan rasa nasionalisme pada setiap elemen masyarakat. Terutama ialah generasi muda.

“Tujuannya untuk meningkatkan sikap positif kita terhadap bahasa Indonesia. Kemudian untuk memperingati sumpah pemuda yang lahir kami menggugah masyarakat dan pemuda agar bangga terhadap bahasa Indonesia,” katanya, Selasa, 13 Oktober 2020.

Khusus untuk NTB, Kantor Bahasa, ujarnya, punya catatan khusus. NTB kata dia sangat unik. Memiliki tiga bahasa asli dan berbagai bahasa pendatang, tumbuh subur dan dapat hidup berdampingan antar sesama.

“NTB sangat menarik dan indah dari segi bahasa dan sastra. Ada bahasa Sasak, Samawa dan Mbojo. Ada sembilan bahasa pendatang dengan dialek berbeda,” paparnya.

Di samping itu di NTB telah dilakukan ratusan penelitian kebahasaan di NTB sebagai upaya untuk merevitalisasi dan mengkonservasi bahasa di NTB. Termasuk juga ialah kesenian yang ada di provinsi ini.

“Bisa membangkitkan nasionalisme kita dalam bulan bahasa. Semoga kami tetap didukung oleh semua lapisan masyarakat,” harapnya. (dys)