Peringati Hari Sumpah Pemuda di Bawah Laut Pulau Moyo

BAWAH LAUT - Prosesi upacara sumpah pemuda di bawah laut Pulau Moyo, Minggu,  28 Oktober 2018. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Fisheries Diving Club (FISHDIC)  Fakultas Imu Perikanan dan Kelautan Univeristas Brawijaya Malang  memperingati hari Sumpah Pemuda dengan cara yang tidak biasa. Mereka merayakannya di bawah laut Kawasan TWAL Pulau Moyo, Sumbawa. Sekaligus aksi bersih laut dalam menjaga lingkungan laut.

Demikian disampaikan Ketua Tim, Aura Rinjani kepada Suara NTB Senin,  29 Oktober 2018, kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari acara Ekspedisi Carcharias yang telah dimulai sejak 25 Oktober lalu. Upacara bawah laut ini diikuti 13 orang yang terdiri dari enam orang sebagai peserta. Satu orang sebagai team leader, dua orang sebagai tim rescue, dua orang sebagai underwater photographer, satu orang perwakilan dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, dan satu perwakilan dari komunitas Adventurous Sumbawa.

Iklan

Persiapan dilakukan sejak 27 Oktober 2018 mulai dari pengisian tabung, pengecekan scuba set, dan gladi bersih. Pada pukul 07.00 Wita, 28 Oktober, Tim Ekspedisi melakukan briefing yang dipimpin oleh Ketua FISHDIC, Aura Rinjani, dan dilanjutkan dengan loading-in barang ke kapal. Kapal yang digunakan milik nelayan Dusun Ai Bari. Pada pukul 08.00 WITA, Tim Ekspedisi menuju lokasi Sumpah Pemuda.

Upacara dimulai pukul 08.40 WITA dengan durasi sekitar 15 menit. Cuaca cerah, matahari menyambut kedatangan Tim Ekspedisi dengan hangat. Arus dan gelombang cukup deras, namun masih tetap aman untuk melakukan aktivitas diving. Kegiatan Peringatan Hari Sumpah Pemuda Bawah Laut dilakukan di kedalaman 4-5 M. Visibility perairan berkisar antara 7-10 meter.

“Seluruh peserta yang mengikuti peringatan Hari Sumpah Pemuda  Bawah Laut memakai atasan kemeja batik, sebagai tanda cinta kami untuk Indonesia,” terangnya.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan dive clean action sebagai aksi langsung para pemuda Indonesia dalam upaya menjaga kelestarian laut Indonesia yang beragam. Dive clean action dipimpin oleh Team Leader yaitu Salsabila Effany P berdampingan dengan perwakilan dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Dani Auliya. Lalu diikuti oleh peserta lain yang saling berdampingan. Sampah satu demi satu dikumpulkan dengan menggunakan net bag.

“Pada lokasi dive clean action hanya ditemukan sedikit sampah. Kegiatan tersebut berlangsung sekitar 20-25 menit,” tambahnya.

Kegiatan Peringatan Hari Sumpah Pemuda Bawah Laut berlangsung dengan lancar. Kegiatan tersebut ditutup dengan  mengucapkan kalimat serentak “Siapa Kita? Indonesia” sebanyak 5 kali di permukaan air. Harapan ke depannya, kegiatan ini dapat menjadi contoh untuk para generasi muda agar lebih mencintai Bangsa Indonesia serta menjaga lingkungannya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mengangkat Pulau Moyo dan Dusun  Ai Bari untuk bersaing menjadi salah satu destinasi tempat wisata, baik di wilayah nasional maupun internasional. (arn)