Peredaran Sabu di Dompu Kian Menghawatirkan

Tiga terduga jaringan pemasok puluhan gram sabu saat diamankan di Mapolres Dompu, Kamis, 25 Juni 2020.(Suara NTB/Polres Dompu)

Dompu (Suara NTB) – Peredaran gelap narkotika jenis sabu di Dompu, kian marak dan menghawatirkan. Dalam sebulan terakhir, puluhan orang tertangkap mengedarkan dan mengonsumsi barang haram tersebut.

Penangkapan terbaru menjerat tiga orang dari luar daerah, yakni Ar (41) perangkat Desa Talabiu Bima. Dua lainnya Sa (17) dan Wr (17) asal Alas Kabupaten Sumbawa. Mereka ditangkap polisi saat akan melakukan transaksi puluhan gram sabu-sabu.

Iklan

Kasat Narkoba Polres Dompu, Iptu Tamrin, S. Sos., melalui Paur Subbag Humas Aiptu Hujaifah pada wartawan menyampaikan, terungkapnya jaringan pemasok barang haram itu dalam dua hari terakhir buah pengembangan informasi yang disampaikan masyarakat.

Untuk pengungkapan kasus pada Rabu 24 Juni misalnya, terduga Ar dikabarkan warga hendak menuju jembatan di Lingkungan Kampo Samporo Bali I untuk transaksi sabu-sabu. Informasi yang dikantongi berikut ciri kendaraannya itu langsung disikapi Tim Opsnal Satrenarkoba dengan melakukan penyelidikan.

Upaya ini tak memakan waktu lama, tepat sekitar Pukul 21.40 Wita tim mendapati dan mencegat yang bersangkutan di perempatan Swete. “Sebelum dilakukan penggeledahan tim terlebih dahulu menunjukan surat perintah tugas. Kemudian memanggil dua orang warga untuk ikut serta menyaksikan penggeledahan,” ungkapnya.

Dalam proses ini, lanjut Hujaifah, terbukti salah seorang perangkat Desa Talabiu ini membawa sabu-sabu. Dua klip ukuran kecil dan besar tergeletak di tanah setelah spontan dibuang, sementara 6 klip lain terbungkus rapi dalam jok kendaraan CBR 150 yang ditumpanginya.

Berbekal temuan bukti sabu dengan berat keseluruhan 8,13 gram itu, Ar langsung digiring ke Mapolres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut.

Tak hanya itu, pengungkapan kembali dilakukan Tim Opsnal Satresnarkoba pada Kamis (25/6) Pukul 7.50 Wita kemarin. Kali ini menjerat dua orang asal Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa, mereka yakni Sa (17) dan Wr (17). Dari tangan keduanya berhasil disita 20,48 gram sabu yang hendak diedarkan di wilayah Manggelewa.

  Kondisi Pangan di Dompu Aman, Stok Cukup Hingga Panen Raya

Terhadap ketiga terduga pemasok barang haram ini, polisi memakai sangkaan pasal 114 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Dan dari beberapa kasus yang ditemukan sebulan terakhir jelas menunjukan Dompu kini menjadi incaran empuk para pengedar sabu luar daerah. “Terduga dijerat pasal 114 ayat 2 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkasnya. (jun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here