Percepat Vaksinasi untuk WSBK

Listyo Sigit Prabowo (Suara NTB/ist)

DALAM kunjungan kerja ke NTB, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Gubernur NTB, Dr.H.Zulkieflimansyah meninjau secara langsung vaksinasi massal di SMAN  4 Kota Mataram, Jumat, 10 September 2021. Dalam kesempatan itu, hadir juga seluruh bupati/walikota se-NTB secara virtual.

Kapolri pada kesempatan itu mengapresiasi serbuan program vaksinasi yang dilakukan oleh Pemprov NTB dengan menargetkan 45.000 dosis vaksin dalam sehari. Tentu hal ini membuktikan bahwa NTB akan siap menjadi tuan rumah dari gelaran event World Superbike (WBSK) pada November tahun ini.

Iklan

‘’Kami ingin memastikan bahwa target vaksinasi di NTB segera dituntaskan, karena ini sebagai persyaratan diselenggarakannya event tersebut. Target 45.000 dosis vaksin dalam sehari adalah langkah tepat untuk mempercepat vaksinasi sebelum WSBK digelar,’’ ujarnya.

Kapolri juga melihat antusiasme masyarakat NTB dalam mengikuti program vaksinasi sangat luar biasa. Ia juga berharap bahwa vaksinasi Covid-19 harus tetap ditingkatkan terutama masyarakat di kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah sebagai tempat yang akan digelarnya WSBK November tahun ini dan MotoGP tahun 2022 mendatang.

‘’Ini pertanda bahwa kita sudah siap menghadapi event bergengsi WSBK dan MotoGP. Sehingga masyarakat sehat dan Indonesia maju,’’ harap Kapolri.

Kapolri menegaskan upaya percepatan vaksinasi yakni dengan konsisten mencapai target. Yakni vaksinasi harian 45 ribu orang untuk mendukung target nasional 2 juta orang per hari. Target yang sama juga berlaku untuk NTB.

“Target 45 ribu ini kalau tercapai, NTB bisa menjadi daerah pertama yang menembus target Presiden. Mudah-mudahan ini bisa tercapai dan terus dipertahankan sehingga akselerasi vaksinasi bisa betul-betul dilaksanakan,” ujar Sigit.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi NTB per 9 September 2021, cakupan vaksinasi di NTB 19,35 persen untuk dosis satu atau setara 756.783 orang dan dosis kedua 406.526 orang atau 10,40 persen. Kota Mataram dengan capaian tertinggi yakni 67,61 persen dosis satu dan 42,10 dosis kedua. Sementara yang terendah yakni Lombok Tengah dengan 13,80 persen dosis satu dan 6,57 persen dosis kedua.(rak)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional