Perbankan Didorong Sukseskan Industrialisasi

Pertemuan OJK, Dinas Perindustrian Provinsi NTB, perbankan, dan IKM saat melakukan pertemuan kemarin di Mataram.(Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Perbankan didorong mendukung sukses industrialisasi di NTB. Sesuai tupoksinya, perbankan diharapkan mempermudah para pelaku industri, baik mikro, kecil dan menengah memenuhi kebutuhan permodalannya. Salah satu kebutuhan pengembangan industrialisasi di NTB adalah kemudahan para pelaku IKM mendapatkan akses permodalan untuk mengembangkan usahanya.

Persoalannya, banyak IKM yang bankabale, namun kesulitan mendapatkan akses permodalan dari bank. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Dinas Perindustrian Provinsi NTB telah membangun sinergi untuk memfasilitasi kemudahan IKM dengan perbankan, atau sebaliknya, perbankan dengan IKM. Kepala OJK Provinsi NTB, Farid Falatehan, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Hj. Nuryanti, dan belasan perbankan syariah di NTB, dan perwakilan IKM Senin, 1 Maret 2021 menggelar pertemuan.

Iklan

Dalam pertemuan ini, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Hj. Nuryanti memaparkan potensi ribuan jumlah IKM di NTB. skalanya mikro, kecil dan menengah. Para IKM ini adalah IKM formal (berizin), ada juga yang tidak formal (tidak berizin), tetapi melaksanakan aktivitas usaha dan layak didanai bank. Dinas Perindustrian NTB sendiri memiliki sebuah aplikasi, namanya Simanis.

Dalam aplikasi ini, ada database IKM secara terpadu. Aplikasi ini ingin disempurnakan. Perbankan diharapkan masuk didalamnya. Sehingga dari aplikasi ini, IKM akan lebih mudah mengakses perbankan, hanya dalam satu sistem. Kepala OJK Provinsi NTB, Farid Faletehan menegaskan, lembaga keuangan juga tetap akan berkontribusi mendukung suksesnya program industrialisasi di NTB.  Ada tujuh perbankan syariah yang sudah menyatakan siap mendukung program industrialisasi melalui produk-produk pembiayaannya kepada IKM.

Diantaranya, BPRS Dinar Ashri, BRPS Patuh Beramal, BPRS Tulen Amanah, Bank Syariah Indonesia, Bank NTB Syariah, Bank Mega Syariah, dan Bank Panin Dubai Syariah. Perbankan syariah ini dapat menjadi pilihan bagi IKM untuk mengakses permodalannya. Cukup melalui aplikasi Simanis nantinya. IKM tinggal menunjuk bank mana yang diinginkan.

Selanjutnya, bank yang ditunjuk akan merespon dan menindaklanjuti pengajuan pembiayaan yang diusulkan IKM. Tentu melalui tahapan verifikasi kembali oleh perbankan, sebelum pembiayaan disetujui. Perbankan syariah yang sudah menyiapkan program untuk IKM ini, lanjut Farid, selanjutnya akan mempersiapkan syarat- syarat apa saja yang akan dipenuhi oleh IKM untuk dibiayai.

Syaratnya nanti dapat diakses oleh IKM melalui aplikasi Simanis. Pengajuan kredit juga dapat dilakukan melalui aplikasi ini. tanpa IKM harus mendatangi perbankannya. Farid menambahkan, perbankan syariah menjai pilot project kolaborasi dengan pemerintah daerah ini. Selanjutnya akan diikuti perbankan konvensional lainnya. (bul)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional