Perbaikan Trotoar Kawasan Bisnis Cakra Dibatasi Hari Ini

H. Mahmuddin Tura. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Perusahaan Daerah Air Minum Giri Menang (PDAM) perlu mengencangkan ikat pinggang. Selasa, 5 Oktober 2021 hari ini, batas waktu memperbaiki Kawasan Bisnis Cakrenagara (KBC). Rekondisi trotoar tidak saja di Jalan Pejanggik. Trotoar dari depan Pura Meru sampai Pasar Cakra juga hari diperbaiki.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Mataram, Ir. H. Mahmuddin Tura menyampaikan, tim asistensi yang terdiri dari Balai Prasarana dan Pemukiman Wilayah NTB, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman serta pihak kecamatan setiap hari turun memantau dan mengevaluasi progres perbaikan di Kawasan Bisnis Cakranegara. Hasil pekerjaan terlihat cukup bagus.

Iklan

Trotoar yang diperbaiki tidak saja dari perempatan Cakranegara menuju bank swasta. Kerusakan trotoar dari depan Pura Meru sampai Pasar Cakranegara juga harus diperbaiki. “Bukan saja dari perempatan sampai bank itu diperbaiki. Kita minta juga trotoar yang dibongkar dari depan pasar sampai Pura Meru juga diperbaiki,” kata Mahmuddin ditemui, Senin, 4 Oktober 2021.

Pemkot Mataram mengancam tidak akan menerima pekerjaan bilamana trotoar di sebelah barat (depan Pura Meru, red) tidak diperbaiki. Tetapi PDAM Giri Menang sudah berkomitmen dan sanggup memperbaiki dan merapikan kembali.

Kaitannya dengan batu andesit yang tidak sesuai spesifikasi, Mahmuddin menjelaskan, ketebalan batu andesit di KBC adalah 2,5 centimeter. PDAM justru membeli batu andesit dengan ketebalan 3 cm. Pihaknya tidak mempersoalkan hal itu. Dengan catatan pemasangannya rata dan rapi tanpa tersisa bekas semen. “Tidak masalah yang penting permukaannya itu rata,” jelasnya.

Sebenarnya kata dia, perusahaan daerah itu diberikan kemudahan oleh tim asistensi. Artinya, desain awal pembangunan kawasan tersebut telah diberikan oleh Balai Prasarana dan Pemukiman Wilayah. Desain itu tinggal diikuti sehingga tidak ada kesalahan selama proses perbaikan.

Namun demikian, ia mengingatkan pekerjaan tidak boleh asal – asalan. Sehari setelah pekerjaan berakhir, tim akan kembali turun mengecek dan memastikan bahwa hasil pekerjaan sesuai atau tidak. “Insya Allah,  tanggal 6 Oktober (besok, red) kita akan turun cek lagi,” demikian kata dia. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional