Perbaikan DPT Tahap II, Jumlah Pemilih Bertambah 175 Ribu Lebih

Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori menyerahkan hasil pleno penetapan DPTHP tahap II ke Bawaslu NTB yang diwakili oleh Komisioner, Umar Seth. (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – KPU Provinsi NTB telah menggelar rapat pleno terbuka penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) tahap II. Diketahui, DPT Provinsi NTB untuk pemilu 2019 bertambah 175.088 orang jiwa pilih.

Rapat pleno DPTHP tahap II yang digelar KPU NTB, Selasa, 13 November 2018 kemarin dihadiri oleh  Bawaslu NTB dan KPU kabupaten/kota se-NTB, tersebut berjalan lancar. Setelah melakukan pleno tingkat provinsi, Pleno DPTHP tahap II akan dilanjutkan ke pleno tingkat nasional pada tanggal 15 mendatang.

Iklan

Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori yang dikonfirmasi usai rapat menjelaskan bahwa penambahan jumlah pemilih tersebut berasal dari temuan yang disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), bahwa di NTB masih terdapat 700 ribu lebih penduduk NTB belum masuk dalam DPT.

“Dengan penetapan ini ada penambahan pemilih kita dari DPTHP tahap I ke DPTPH tahap II ini 175.088 pemilih, yang berasal dari data yang disampaikan oleh Dukcapil,” katanya.

Dari 700 ribu lebih yang direkomendasikan oleh Dukcapil, hanya 175.088 pemilih yang benar-benari riil. Sementara sisanya tidak memenuhi syarat dan juga sudah masuk dalam DPT.

“Jadi penambahan ini murni pemilih baru, yang belum terakomodir dalam DPT. Sementara sisa dari total yang direkomendasikan itu banyak yang tidak memenuhi syarat, bahkan ada yang sudah masuk DPT dan ada juga yang ganda,” jelasnya.

Selain itu, dalam proses perbaikan data pemilih tahap II ini, KPU juga menemukan 1.849, orang yang sudah terdaftar dalam data pemilih, namun belum merekam e-KTP. Hal itu kemudian disampaikan ke Dukcapil agar segera dilakukan perekaman, supaya penduduk yang bersangkutan dapat menyalurkan hak pilihnya pada pemilu 2019 mendatang.

“Kami juga masukkan 1.849 orang dalam form model AC untuk diserahkan kepada Dukcapil untuk rekam KTP elektronik. Mereka ini belum sama sekali punya identitas, ini  warga kita yang belum rekam e-KTP,” jelasnya.

Dengan ditetapkannya hasil pleno DPTHP tahap II tersebut dan ada penambahan jumlah pemilih 175.088 pemilih baru, maka total jumlah pemilih di NTB menjadi 3.669.638 pemilih yang tersebar di 15.985 TPS.

Terakhir disampaikan Aksar, meskipun telah ada perbaikan data pemilih dua kali, tidak tertutup kemungkinan akan ada perbaikan data pemilih tahap III. Itu sangat ditentukan setelah pleno DPTHP tahap II tingkat Nasional pada tanggal 15 besok.

“Perbaikan DPT tahap tiga kita akan tunggu perkembangan direkapitulasi tingkat nasional. Bisa saja ada tindak lanjut seperti DPTHP (tahap II) sekarang ini dari tahap I. Tapi yang jelas kami siap saja apa yang terbaik (perbaikan lagi) untuk memastikan warga negara bisa terdaftar dalam daftar pemilih,” pungkasnya. (ndi)