Perahu Dihantam Ombak, Warga KSB Dilaporkan Hilang

Pencarian korban hilang di sekitar gugusan Gili Balu. Sejak hilang pada Senin, 24 Februari 2020 pukul 02.00, pencarian nelayan atas nama Burhanudin (50) hingga kemarin belum membuahkan hasil. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Tim pencarian nelayan yang hilang di perairan Gili Balu sejak hari Senin, 24 Februari 2020 pukul 02.00 atas nama Burhanudin (50) sampai berita ini diturunkan, belum membuahkan hasil maksimal. Tim yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI/Polri dibantu masyarakat hanya menemukan sampan dan senter kepala di wilayah Tanjung Luar, Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Selain melakukan penyisiran melalui laut dan daratan tim penyelam juga sudah disiapkan untuk melakukan penyisiran di dasar laut di sekitar gili balu.

“Tim kami masih melakukan pencarian di lokasi tempat korban ini dilaporkan hilang oleh keluarganya dan sampai dengan saat ini masih belum ada tanda-tanda keberadaannya. Makanya selain tim laut dan darat yang sudah kita siapkan, tim penyelam dari Basarnas juga sudah turun untuk melakukan pengecekan di dasar laut. Kami tetap akan berupaya melakukan pencarian terhadap warga yang hilang tersebut, mudah-nudahan dalam waktu dekat ini sudah ada hasil yang menggemberikan,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD kepada Suara NTB melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Hendra Ardiwinata, S.Pd, Selasa, 25 Februari 2020.

Iklan

Dikatakannya, berdasarkan laporan dari keluarganya Burhanuddin melakukan penangkapan ikan seorang diri dan sampai saat ini belum pulang. Padahal seperti hari biasanya, yang bersangkutan ketika berangkat dini hari, maka paginya sudah kembali kerumah.

Namun setelah berangkat sampai saat ini belum pulang juga. Apalagi dia pergi sendiri, sehingga keluarga khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ditambah lagi dengan angin kencang yang melanda wilayah setempat saat ini. Maka dari itu, pihaknya akan tetap mengupayakan supaya yang bersangkutan bisa segera ditemukan karena keluarganya sudah lama menunggu.

Pihaknya juga akan melibatkan masyarakat yang berada di tanjung luar untuk sama-sama melakukan pencarian karena sampan yang digunakannya ditemukan di Lotim. Pihaknya juga meminta kepada keluarga untuk bersabar dan berdoa dengan harapan korban bisa ditemukan segera.

“Kami akan tetap berupaya maksimal mencari korban yang hilang tersebut dengan melakukan penyisiran baik di pantai maupun di laut. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada hasilnya sehingga keluarga tidak khawatir,” pungkasnya. (ils)