Peradaban Baru Dimulai, Pemerintah Diharapkan Perkuat Kapasitas Guru

Yusuf (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kegiatan belajar mengajar semester ganjil tahun 2020/2021 telah berakhir. Prinsip utama yang menjadi pegangan dalam menjalankan manajemen kelas dan sekolah adalah keselamatan dan kesehatan siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Maka sepanjang tahun 2020 dan semester ganjil 2020/2021 telah berakhir ditandai dengan pembagian laporan hasil belajar peserta didik. Sebagaimana diketahui, proses pembelajaran selama tahun 2020 dilaksanakan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ), atau online.

Berbagai proses panjang tersebut, menurut Ketua PGRI NTB Yusuf, MPd., jika dunia pendidikan telah memasuki era peradaban baru. Era peradaban baru yang dimaksud, yakni pembelajaran dalam jaringan (daring) kini mulai akrab terdengar. Konsekuensinya ialah pemerintah harus berlari meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru.

“Peradaban baru telah datang, inovasi guru untuk menyajikan materi mengalami perkembangan. Namun yang harus dibenahi oleh Dinas Pendidikan yaitu peningkatan kapasitas, kompetensi guru melalui pelatihan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) di era 4.0,” jelasnya, Selasa, 22 Desember 2020.

Ditambahkan, dalam perspektif guru dihadapkan pada rasio 48 persen guru PNS dan 52 persen guru non PNS. Dengan fakta itu, bagaimana mungkin kualitas pembelajaran bisa diwujudkan tanpa pemenuhan standar pendidikan yang memadai.

Lebih jauh Yusuf menambahkan, PJJ banyak meninggalkan kesan baik, di samping itu juga meninggalkan permasalahan yang dihadapi pendidik tentang penilaian atau asesmen. Ada sebagian kecil guru berpikir keras bagaimana cara memberikan nilai kepada siswa yang tidak pernah hadir dalam daring.  “Upaya sekolah untuk menghubungi anak melalui orang tua, namun kehadiran anak mengantar tugas yang diberikan tidak kunjung diantar,” sambungnya.

Di samping itu, upaya motivasi belajar daring membawa dampak positif bagi guru dan orang tua dalam mengelola pembelajaran dengan teknologi di masa pandemi Covid 19. Demikian halnya dengan peran orang tua sangat besar di PJJ dalam memberikan bimbingan, dorongan, dan motivasi bagi keberhasilan anak anak.

“Oleh karena itu kami PGRI mendorong para guru sebagai praktisi pendidikan di lapangan dengan segala daya dan upaya memberikan layanan pendidikan yang terbaik untuk anak didiknya. PGRI menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dalam melaksanakan pembelajaran selama pandemi, demikian juga atas kerja keras dan kerja sama serta partisipasi para orang tua dalam menyukseskan pembelajaran mode daring dengan segala kelebihan dan kekurangannya,” paparnya. (dys)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here