Penyuluhan Posyandu Kembali Digalakkan

Tim PLKB Kecamatan Pringgabaya, Lotim, sedang melakukan penyuluhan di acara Posyandu perdana.(Suara NTB/dys)

Selong (Suara NTB) – Revitalisasi Posyandu menjadi salah satu program unggulan pemprov NTB di bawah kepemimpinan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wagub Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Kini memasuki era normal baru, penyuluhan posyandu kembali digalakkan setelah sebelumnya terhenti akibat pandemi Covid-19.

Revitalisasi posyandu merupakan ikhtiar untuk meningkatkan strata posyandu menuju posyandu keluarga. Sehingga Posyandu bisa melayani semua anggota keluarga dalam bentuk Posyandu Kesehatan Ibu dan anak (KIA), Posyandu Remaja, Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) untuk Penyakit Tidak Menular, dan Posyandu Lansia.

Iklan

Sebagaimana penyuluhan posyandu perdana yang dilakukan tim Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Pringgabaya di Posyandu Sirua-Rua, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya Lombok Timur, belum lama ini.

Sekretaris PLKB Kecamatan Pringgabaya, Jumadi, S.Ap., pada kesempatan itu menyampaikan materi seputar Program Bangga Kencana tentang Peran Orang Tua dalam mencetak Generasi yang berkualitas. Menurutnya, yang harus dipahami oleh orang tua ialah bahwa dalam mencetak generasi yang berkualitas diawali sejak 1.000 hari pertama kehidupan. Oleh karena itu penting bagi ibu hamil mengetahui cara merawat kehamilannya hingga anak tumbuh dengan mandiri dan berkualitas.

Dikatakan Jumadi, anak berkualitas didapat dari perencanaan yang matang, kapan waktunya untuk merencanakan perkawinan, kapan harus punya anak, kapan harusnya membatasi jumlah anak. Sehingga dengan perencanaan yang bagus akan mencetak generasi muda yang berkualitas.

Selain itu orang tua harus bis menjadi guru dan dosen bagi anak-anaknya, lebih-lebih saat Pandemi Virus Corona saat ini. Tentu saja anak membutuhkan peran aktif orang tua di masa ini lewat pengetahuan memadai yang mereka peroleh saat posyandu. “Kami hadir di tengah masyarakat sebagai pendobrak untuk menyongsong masyarakat milenial yg berkualitas dan berdaya saing di tengah Pandemi Virus Covid 19,” ujarnya.

  Akses Jalan Menuju Objek Wisata Kelas Dunia Dikeluhkan

Untuk diketahui juga bahwa revitalisasi posyandu bertujuan untuk menjadikan posyandu sebagai ujung tombak penanganan beragam persoalan sosial kesehatan di tingkat dusun. Seperti pendewasaan usia perkawinan, stunting, bahaya narkoba, pendidikan tanggap bencana dan masalah kesehatan dan sosial lainnya. (dys)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here