Penyu Raksasa Terdampar di Kawasan Ekowisata Sekotong

Penyu berukuran raksasa yang ditemukan warga terdampar di pinggir pantai kawasan Ekowisata Mangrove Bagek Kembar Dusun Madak Belek Desa Cendimanik Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat, Selasa, 25 Febriari 2020, pagi. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Seekor penyu berukuran raksasa ditemukan warga terdampar di pinggir pantai kawasan Ekowisata Mangrove Bagek Kembar Dusun Madak Beleq Desa Cendimanik Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat, Selasa, 25 Febriari 2020, pagi. Penemuan seekor penyu yang mengalami luka pada bagian tubuhnya tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Penyu tersebut yang ditemukan tersangkut di plastik, dibawa pulang dan dirawat oleh warga setempat.

Penyu itu ditemukan oleh salah seorang warga setempat bernama Inaq Harniati. Penemuan hewan langka ini bermula saat ibu paruh baya itu mencari kerang. Inaq Harniati setiap hari mencari kerang untuk dijual. Ia berangkat dari rumah mencari kerang sekitar pukul 09.00 Wita. Ditemani sang anak, ia menuju tempat biasa mencari kerang di Pantai Madak Beleq. Sesampainya di lokasi, ia bersama anaknya langsung mencari kerang. Selang beberapa menit keliling di sekitar lokasi, ia melihat sesuatu yang mencurigakan tak jauh dari tempatnya berdiri.

Iklan

Dengan penuh rasa penasaran, ibu yang juga berprofesi sebagai nelayan itu pun bergegas menghampiri benda yang terbalut plastik tersebut. “Saya terkejut ternyata itu seekor kura-kura,”tutur dia.

Awalnya dia mengira Penyu tersebut ikan pari. Karena saat ditemukan Penyu itu tersangkut dan dibaluti plastik. Ia pun memeriksa kondisi kura-kura tersebut. Setelah diperiksa, terdapat luka pada bagian perutnya. Ibu paruh baya ini pun merasa kasihan dengan kondisi kura-kura atau penyu yang terluka. Sehingga ia memutuskan untuk membawa penyu itu pulang untuk diobati.

Setiba di rumah, warga setempat dibuat geger. Warga pun beramai-ramai menyaksikan hewan langka tersebut. Banyak di antara warga mengabadikan dengan mengambil gambar penyu dan selfie. Untuk sementara, hewan yang dilindungi itu dirawat di rumah Inaq Harniati.

Warga berharap hewan ini bisa diselamatkan oleh pihak yang berwenang. Sementara itu, Kapolsek Sekotong, Iptu I Kadek Sumarta membenarkan penemuan penyu berukuran besar tersebut. “Iya betul, ada penemuan penyu,”jelas Kapolsek Sekotong. Sejauh ini penyu masih dirawat oleh warga setempat. (her)