Penyelundupan Miras ke Pulau Sumbawa Digagalkan

Nampak ratusan botol Miras yang  digagalkan pengirimannya ke Pulau Sumbawa.(Suara NTB/ils)

Taliwang (Suara NTB) – Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa Barat, menggagalkan pengiriman 500 botol minuman keras (Miras) jenis brem dan tuak ke Pulau Sumbawa. Giat operasi rutin yang ditingkatkan tersebut dilaksanakan untuk menekan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan termasuk menekan penyelundupan miras dan Narkoba.

“Barang bukti tersebut sudah kita amankan di Mapolres untuk penanganan lebih lanjut termasuk sopir yang membawa barang ini juga sudah kita periksa,” ungkap Kapolres KSB, melalui Kasat Reskrim, AKP Hilmi Manosoh Prayugo, S. IK kepada Suara NTB, Jumat, 8 Oktober 2021. Kasus ini merupakan yang kedua ditangani setelah sebelumnya sempat digagalkan juga sebanyak 200 botol miras jenis brem dan tuak.

Iklan

Selain barang bukti tersebut, pihaknya juga memeriksa dua orang supir bus yakni FF (28) dan MK (25). Hanya saja hasil keterangan keduanya bahwa barang tersebut hanya dtitipkan oleh seseorang untuk dibawah ke Bima. Keduanya juga tidak tahu apa yang ada didalam karung, karena sifatnya hanya membawa saja sampai ke tujuan. Kendati demikian, saat ini pihaknya juga terus melakukan pengembangan dengan harapan masalah ini bisa terungkap. “Belum ada yang kita tahan, karena mereka yang membawa juga tidak pernah tahu apa yang dititipkan oleh pengirim,” sebutnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga tidak bisa sendiri untuk menekan kasus ini terjadi melainkan peran masyarakat secara keseluruhan. Selain masyarakat harus tetap diminta untuk memantau peredaran miras. Jika ada kendaraan yang dicurigai membawa miras diminta untuk segera melapor untuk disikapi. “Kita tidak bisa bekerja sendiri, masyarakat juga harus mengambil peran yakni dengan memastikan kondisi lingkungannya aman untuk menekan kasus-kasus seperti ini terjadi,” tukasnya. (ils)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional