Penyelundup Kayu Jati Sumbawa Jadi Tersangka

Mataram (suarantb.com) – Polda NTB menetapkan satu tersangka penyelundup kayu. Tersangka berinisial YE ditetapkan sebagai tersangka karena diduga mengirim kayu hasil pembalakan liar di kawasan Batulanteh, Sumbawa.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda NTB, AKBP Komang Sudana SH S.IK MH mengatakan penetapan tersangka terhadap YE didukung dengan barang bukti dan alat bukti yang mengarah pada keterlibatan yang bersangkutan.

Iklan

“Pengakuannya beli dari wilayah hutan. Kayu tidak sesuai dengan surat. Surat yang dia bawa tidak sesuai dengan di lapangan,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 3 Agustus 2016.

Sudana menambahkan bahwa kayu tersebut merupakan hasil hutan yang dilarang diambil hasilnya dalam bentuk kayu. Hal itu diperkuat melalui keterangan Saksi Ahli Dinas Kehutanan dan penelusuran lacak balak.

Hingga saat ini Tim Penyidik masih melakukan pengembangan tentang dugaan adanya tindak pidana lainnya di kawasan hutan Batulanteh tersebut. Pengungkapan bermula saat dilakukan pemeriksaan terhadap truk fuso dengan nopol DK 9538 KL saat melintas di Sweta menuju Jalan Raya Lembar pada Mei silam.

Dari hasil pemeriksaan, supir fuso tersebut diminta oleh pemilik kayu untuk mengantarkan kayu Jati ke salah satu daerah di Jawa Tengah. Adapun jumlah kayu sebanyak 23 kubik. Pengusaha berinisial YE ini ditetapkan sebagai tersangka sejak awal Juni lalu.

Tersangka diancam melanggar pasal 87 jo 88 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Tersangka terancam pidana maksimal 5 tahun serta denda maksimal Rp 2,5 miliar. (szr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here