Penyelesaian ‘’Bypass’’ Bandara-KEK Mandalika Molor Dua Pekan

Foto udara jalur by pass bandara-KEK Mandalika

Praya (Suara NTB) – Penyelesaian proyek pembangunan jalur bypass dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sepanjang 17,8 km, diperkiraan molor dua pekan dari target awal akhir September mendatang. Adanya tambahan pekerjaan berupa galian batu sepanjang sekitar 500 meter yang ada di paket tiga proyek jalur by pass tersebut jadi penyebabnya. Meski demikian, secara umum target penyelesaian proyek masih dalam tenggat waktu yang diperkirakan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan bypass BIZAM-KEK Mandalika, Andhika Tommy, kepada Suara NTB, Selasa, 7 September 2021, secara umum progres pembangunan jalur bypass tersebut sudah mencapai 89,9 persen. Dengan paket I capaiannya pengerjaannya sudah 94 persen dan paket II sekitar 91 persen.

Iklan
Pengaspalan jalur by pass bandara-KEK Mandalika yang diperkirakan rampung pertengahan Oktober mendatang

‘’Yang masih rendah memang paket III, baru 82 persen. Ini karena memang ada pekerjaan galian batu sepanjang 500 meter yang cukup menyita waktu pekerjaan,’’ sebutnya. Di mana rekanan proyek sampai harus membelah gunung untuk membuka jalur bypass tersebut.

Sehingga untuk paket I dan II diperkirakan bisa selesai akhir September mendatang. Sementara paket III baru akan selesai sekitar pertenghan bulan Oktober. Yang berarti pula penyelesaian pekerjaan secara total bakal mundur dari target semula. ‘’Mudah-mudahan saja (pertengahan bulan oktober sudah bisa tuntas 100 persen) bisa,’’ tandasnya.

Pembangunan jalur bypass bandara-KEK Mandalika sendiri merupakan salah satu fasilitas yang dipersiapkan untuk mendukung gelaran event MotoGP di kawasan The Mandalika. Dibangun dengan menghabiskan anggaran hingga mencapai Rp1,3 triliun termasuk untuk pembebasan lahan yang mencapai 80 hektar.

Ada sekitar enam desa yang dilalur jalur bypass tersebut. Mulai Desa Tanak Awu, Ketare, Sengkol, Segala Anyar hingga Desa Pengengat. Pembangunan jalur bypass itu sendiri direncanakan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awalnya yang dibangun jalur utama kiri dan kanan. Adapun jalur tambahan akan menyusul ditahun anggaran berikutnya.

“Ini untuk jalur utama dulu. Adapun jalur tambahan lainnya, masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. Tapi yang jelas pasti akan dilanjutkan sampai tuntas,” tegas Andhy. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional