Penyebaran Covid-19, Mataram Komitmen Menuju Zona Hijau

Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Kecamatan Selaparang membubuhkan tandatangan sebagai komitmen menuju zona hijau penyebaran Covid-19. Ikhtiar ini juga akan dilakukan oleh Pemkot Mataram dengan secara masif melakukan pencegahan. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Penyebaran Coronavirus Disease atau Covid-19 terus ditekan. Pencegahan dimulai dari tingkat lingkungan. Pelibatan masyarakat serta keterpaduan program dinilai efektif. Pemkot Mataram memiliki komitmen menuju zona hijau.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Mahfuddin Noer menjelaskan, seluruh kecamatan telah mendeklarasikan diri menuju zona hijau penyebaran virus Corona. Hal ini menjadi komitmen serta upaya sungguh – sungguh antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri serta elemen masyarakat lainnya yang melakukan pencegahan secara masif. Deklarasi ini sebagai upaya melandaikan atau menurunkan kurva kasus Covid-19. “Hampir semua kecamatan sudah melakukan itu (deklarasi, red),” kata Mahfuddin dikonfirmasi, Senin, 3 Agustus 2020.

Iklan

Deklarasi menuju zona hijau Covid-19 juga dilakukan di tingkat Kota Mataram pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 27. Langkah konkret keluar dari zona merah adalah dengan memaksimalkan penanganan Covid-19 berbasis lingkungan (PCBL) dengan komitmen kecamatan. Sinergi dengan program kampung sehat dari Polda NTB.

Mahfuddin mengklaim PCBL tidak kendor, melainkan berkaitan dengan keseimbangan dan ikhtiar penyebaran Covid-19. Di satu sisi, perekonomian masyarakat harus tetap berjalan. “Mungkin nampak kendor, tetapi sesungguhnya tidak,” kilahnya.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 akan terus memacu pencegahan serta penanganan, sehingga perekonomian di masyarakat tetap berlangsung dengan baik. Ini menjadi ikhtiar untuk pencegahan secara massif mulai tingkat bawah. Ditambahkan, awalnya tim gugus tugas fokus berupaya menekan penularan. Konsep ini akan diubah dengan komitmen menurunkan penyebaran kasus agar Mataram menuju zona hijau.

Setelah deklarasi nantinya BPBD sesuai kapasitas secara kelembagaan akan melakukan pencegahan serta aspek penanganan. “Deklarasi ini bukan berarti kita sudah zona hijau. Karena masih ada tidak hijau di kelurahan,” ujarnya.

Sejauh ini, data perkembangan kasus Covid-19 per tanggal 3 Agustus pukul 12.00 Wita mencapai 893 orang. Dengan rincian 553 orang dinyatakan sembuh, 277 pasien dalam perawatan dan 63 orang meninggal dunia. Orang tanpa gejala 374, pasien dalam pengawasan 203 dan orang dalam pemantauan 17.

Sebaran Covid-19 tertinggi di Kecamatan Ampenan dengan 207 kasus, Kecamatan Mataram 189 kasus. Kecamatan Selaparang 151 kasus. Kecamatan Cakranegara 132 kasus. Kecamatan Sekarbela 115 kasus. Terakhir, Kecamatan Sandubaya 99 kasus. (cem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here