Penyebaran Covid-19 di Lobar Melandai

H. Baehaqi (Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) – 49 kasus kematian terjadi di Lombok Barat (Lobar) akibat Covid-19. Dari puluhan kasus ini, sebagian besar dampak dari komorbid atau penyakit penyerta. Namun melihat data penyebaran virus covid-19 beberapa waktu terakhir di Lobar justru terjadi tren melandai. Sehingga dengan kondisi ini Pemda pun optimis segera bisa masuk zona kuning.

Sekda Lobar, Dr. H. Baehaqi mengatakan berdasarkan data per kecamatan di Lobar terdapat 49 angka kasus kematian. Dengan rincian kasus tertinggi ada di kecamatan Labuapi dan Lingsar masing-masing terdapat 10 kasus meninggal. Lalu kecamatan Kediri 7 kasus, kemudian Gunungsari 5 kasus, Sekotong dan Gerung masing-masing 4 kasus, Narmada dan Batulayar masing-masing 3 kasus. Sedangkan dua kecamatan terendah kasus kematian yakni lembar Sebanyak 2 kasus sedangkan Kuripan 1 kasus. “Ada 49 kasus kematian covid-19,” jelas Sekda Minggu, 18 Oktober 2020.

Iklan

Dari sisi jumlah pasien covid-19 positif secara keseluruhan di Lobar mencapai 703 kasus, dengan 534 orang sudah sembuh sedangkan sisanya 120 orang masih dirawat. Daerah yang paling banyak pasien masih dirawat adalah Gunungsari sebanyak 34 orang, Labuapi 20 orang, Gerung dan Kediri masing-masing 14 kasus. Namun sebaran Virus ini melandai sejak beberapa waktu terakhir. Seperti angka kasus pada tanggal 17 Oktober tercatat hanya satu yang positif dengan dua kasus sembuh. Di mana penambahan kasus positif cenderung menurun. “Kami optimis bisa zona kuning,” jelas Sekda.

Sementara itu, Camat Kuripan, Banu Harli mengatakan, Kuripan menjadi salah satu daerah di Lobar dengan tingkah persebaran covid-19 paling rendah. Namun langkah pencegahan dan pemenangan terus digencarkan baik langkah penegakan bekerjasama dengan semua desa. “Kami terus gencar lakukan upaya penegakan,” terang dia. Hasil penegakan hukum ini pun terbilang tidak terlalu tinggi yang terjaring. Selain itu langkah penegakan jam malam juga bisa terus digencarkan Yang menjadi perhatiannya adalah di daerah perbatasan karena banyak daerahnya yang berbatasan dengan daerah Loteng. (her)