Penyanderaan TKI di Libya, Disosnakertrans Klaim Belum Terima Laporan

Ilustrasi TKW (Suarantb/dok)

Selong (Suara NTB) – Kepala Dinas Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transimigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melalui Kepala Seksi (Kasi) Informasi Pasar Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja pada Bidang Bina Pelatihan dan Penempatan Naker (BPPN), Lalu Sadli Bahtiar, menegaskan tidak pernah melakukan pemberangkatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Libya. Pernyataan ini disampaikannya terkait adanya informasi seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Ermiwati binti Kemen asal Dusun Karang Bile Barat, Desa Lenek Pesiraman, Kecamatan Aikmel disandera majikannya hingga mendapatkan perlakuan yang tak wajar.

Diakuinya, informasi adanya seorang TKW yang disandera majikannya di Libya didapatkan dari pemberitaan di media massa dan belum adanya lapora tertulis maupun lisan dari pihak keluarga. Sementara, katanya, Disosnakertrans Lotim tidak pernah melakukan pemberangkatan maupun penempatan TKI ke Libya. “Kita juga heran, kita tidak pernah memberangkatkan maupun menempatkan TKI ke Libya. Tapi informasinya adanya seorang TKW yang disandera di sana (Libya,red). Namun secara resmi laporannya belum kita terima,” tegasnya.

Iklan

Menyikapi persoalan itu, pihak Disosnakertrans Kabupaten Lotim akan mencoba menggali kebenaran informasi itu lebih mendalam agar bisa dilakukan sikap yang lebih tepat dengan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), BNP2TKI dan BP3TKI. Menurutnya, kasus penyanderaan yang terjadi itu, terutama di negara-negara yang tidak pernah dilakukan penempatan oleh pemerintah kemungkinan TKI yang bersangkutan sudah melampaui masa kerja dan kerap dibawa berpindah-pindah oleh majikannya.

Padahal, seharusnya TKI maupun TKW konsisten terhadap masa kontraknya di negara tujuan masing-masing agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.  “Terkait dengan laporan itu, nanti kita akan coba untuk berkoordinasi dengan Kemenlu, BNP2TKI dan BP3TKI karena kita tidak pernah melakukan pemberangkatan ke Libya. Ini kita akan perdalam informasinya biar lebih jelas,” ujarnya.  (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here