Penyaluran BPNT, PSM Dilarang Berimprovisasi

H.Effendi Eko Saswito. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pelaksana harian Walikota Mataram,Dr.H.Effendi Eko Saswito mengaku,belum menerima laporan temuan Ombudsman RI perwakilan NTB,terkait penyaluran bantuan pangan non tunai diduga bermasalah. Rekomendasi lembaga negara itu dipastikan akan ditindaklanjuti. “Sampai saat ini,belum kita tahu laporan temuan Ombudsman,”kata Eko ditemui,Kamis, 25 Februari 2021.

Temuan Ombudsman berawal dari laporan masyarakat sebagai keluarga penerima manfaat di Mataram. Item laporannya adalah terjadinya praktik penyaluran bahan pangan kepada KPM tidak dilakukan di e – warong. Akan tetapi,pembelian bahan pangan langsung kepada pendamping sosial. Selain itu, penyaluran bantuan bantuan sosial BPNT dibagikan secara paket yang jumlahnya telah ditentukan.

Iklan

Investigasi dari pemeriksaan lapangan dilakukan Ombudsman RI menemukan banyak bukti lapangan sesuai laporan masyarakat. Di beberapa titik penyaluran bantuan sosial ditemukan beberapa pelanggaran. Bahan pangan yang dibeli oleh KPM dalam bentuk paket berupa beras,kacang-kacangan,telur dan buah yang harganya mencapai Rp 200.000. Selain itu, pendamping juga ditemukan sebagai e-warong.

Eko mengingatkan,penyaluran BPNT harus sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh pemerintah pusat. Jika penyaluran menunjuk e – warong maka bantuan pangan harus lewat e – warong. Jika pendamping memiliki kendala bisa dikomunikasikan untuk dicari solusi. “Yang penting kita harus menentukan sesuai ketentuan pemerintah pusat,”jelasnya.

Ketentuan penyaluran BPNT harus dipedomani sesuai petunjuk dari Kementerian Sosial. Pendamping sosial tidak boleh nakal atau berimprovisasi diluar petunjuk pelaksanaan. Jika pelangaran yang ditemukan Ombudsman sesuai dengan fakta lapangan,maka Disos diminta mengevaluasi para pendamping. “Nanti kita lihat tingkat pelanggarannya.Saat ini,kita belum tahu persoalannya secara detail,”ucapnya. (cem)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional