Penunjukan Plt Kadis Peternakan Dompu Diduga Menyalahi Ketentuan

Dompu (Suara NTB) – Mutasi pejabat di lingkup pemerintah Kabupaten Dompu sesuai organisasi perangkat daerah (OPD) baru menyebabkan 16 jabatan eselon IIb lowong. Penunjukan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu diduga menyalahi surat edaran BKN tentang tata cara penunjukan Plt dan Plh pejabat struktural pemerintah.

Kepala Bagian Humas Setda Dompu, Ardiansyah, SE yang dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 14 Februari 2017 mengatakan, berdasarkan penjelasan dari BKD Dompu bahwa penunjukan pelaksana tugas pada jabatan tertentu dilakukan terhadap pejabat strutural yang eselonnya sama atau pejabat eselon di bawahnya. “BKD yang lebih paham alasannya. Tapi kemarin sempat disampaikan bahwa ada surat BKN yang dijadikan rujukan,” kata Ardiansyah.

Iklan

Berdasarkan surat kepala BKN RI nomor : K.26-20/V.24-25/99 tentang tata cara pengangkatan PNS sebagai pelaksana tugas, mengatur bahwa PNS atau pejabat yang menduduki jabatan struktural hanya dapat diangkat sebagai pelaksana tugas dalam jabatan struktural yang eselonnya sama atau setingkat lebih tinggi di lingkungan kerjanya. Dalam surat edaran ini bahkan dilampirkan contoh pengangkatan PNS sebagai pelaksana tugas melalui surat perintah dari pejabat pembina kepegawaian.

Sementara Drs. H. Gaziamansyuri, MAP yang ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu merupakan kepala bidang perlindungan perempuan dan anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Dompu. Jabatan definitifnya bukan lingkungan kerja Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Berbeda dengan penunjukan M Amin, S.Sos, kepala Bagian Umum Setda Dompu sebagai pelaksana tugas Asisten 3 (administrasi umum) Setda Dompu. Karena Asisten administrasi umum ruang lingkupnya termasuk Bagian Umum dan Humas di Setda Dompu.

Untuk kepala Dinas dan Badan yang lowong lainnya justru diangkat sebagai pelaksana tugas yaitu para pejabat yang eselonnya sama. Seperti H Agus Bukhari, SH, MSI (Sekda) menjadi Plt Sat Pol PP. Drs H Chaerunnasa (Sekwan) menjadi Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Satu Pintu. Drs H Sudirman Hamid, MSI (Asisten 1 Setda) menjadi Plt Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah. H Soehartomo, SKM, MPPM (Asisten 2 Setda) menjadi Plt Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Drs H Muhibuddin, MSI (Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) menjadi Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah, dan lainnya. (ula)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here