Penumpang di Pelabuhan Lembar Menurun Drastis

Penumpang di pelabuhan Lembar mengalami penurunan semenjak diberlakukan Rapid Antigen bagi penumpang. Tampak pintu masuk utama pelabuhan Lembar yang tidak ramai seperti hari sebelumnya, Jumat, 15 Januari 2021.(Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Dampak diberlakukannya kewajiban membawa surat keterangan sudah melakukan rapid tes antigen dengan hasil negatif, penumpang di pelabuhan Lembar mengalami penurunan drastis hingga sebesar 40 persen.

Manajer Usaha ASDP pelabuhan Lembar, Samiun Akbar, Jumat, 15 Januari 2021 mengakui kebijakan tersebut berdampak bagi lalu lintas penumpang. Baik yang datang maupun yang akan pergi melalui Lembar. “Di awal tahun 2021 ini turun sampai 40 persen,” ungkapnya.

Iklan

Selain persyaratan rapid antigen, persentase lalu lintas penumpang dari Lembar menuju Padangbai juga mengalami penurunan. Lantaran adanya alternatif penyebrangan yang langsung menuju Surabaya dan Banyuwangi. “Penurunan itu juga karena anggota terbagi juga kan ada yang langsung dari Lembar ke Banyuwangi sekarang,” imbuhnya.

Dikatakan, biasanya penumpang yang berjalan kaki atau yang tidak membawa kendaraan bisa mencapai 200 orang. Namun, diakuinya saat ini hanya mencapi 60 dan paling mentok 100 orang. ASDP pun memberi kemudahan untuk melakukan rapid tes antigen kepada para penumpang yang berlalu lintas di Lembar.

Dengan mendirikan posko di pelabuhan dan bersinergi bersama para petugas pelayanan kesehatan setempat. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional