Penumpang di Pelabuhan Lembar Melonjak

Giri Menang (Suara NTB) – Pembatalan penerbangan di Lombok Internasional Airport (LIA), akibat erupsi Gunung Agung, Karangasem, Bali,  berimbas terhadap peningkatan penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Lembar-Padangbai. Pada Senin, 27 November saja, lonjakan penumpang hingga mencapai 91 persen.

Dikonfirmasi Selasa, 28 November 2017 kemarin, Menager Operasional PT ASDP Lembar Wildan Jazuli menyatakan, pascapenutupan LIA terjadi lonjakan penumpang . ‘’Meningkatnya  penumpang di Pelabuhan Lembar sekitar 365 orang kemarin (Senin red). Normalnya 250 orang per hari yang menyeberang,’’ sebut Jazuli.

Iklan

Menurutnya, lonjakan penumpang mulai terjadi sejak tanggal 26 November lalu disebabkan limpahan dari penumpang LIA yang batal berangkat. Rata-rata para penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Lembar, terdiri dari wisatawan dan masyarakat lokal.

Pantau LIA dan Lembar

Sementara itu, Kapolda NTB, Brigjen Pol Firli Selasa, 28 November 2017 mengecek operasional LIA  yang terganggu akibat letusan Gunung Agung.

‘’Keamanan bandara tidak ada persoalan. Kami memastikan bahwa Bandara Internasional Lombok tetap buka. Tetapi ada kalanya ditutup. Yang paling penting itu pertimbangan keselamatan,” ujar Kapolda.

Dia menjelaskan, otoritas bandara menerapkan sistem buka tutup tersebut atas pertimbangan keselamatan penerbangan. Konsekuensinya, kenyamanan calon penumpang disesuaikan.

“Suasana di bandara tetap nyaman bagi calon penumpang meskipun agak terganggu karena ada beberapa maskapai yang membatalkan jadwal penerbangan. Pertimbangan terbang atau tidak itu dikembalikan kepada pihak maskapai,” jelasnya.

Firli menegaskan, pertimbangan buka tutupnya operasional bandara lebih kepada pertimbangan keselamatan. Dia mengimbau masyarakat tetap tenang sementara otoritas bandara menyiapkan solusi.

“Tujuan kita dalam rangka keselamatan orang, keselamatan penerbangan. Masyarakat kami imbau tetap tenang dan silakan memilih apakah tetap terbang atau pakai pilihan lain,” kata Kapolda.

Pelabuhan Lembar Lancar

Selain mengecek keamanan bandara, Kapolda juga mengecek keamanan Pelabuhan Lembar yang menghubungkan Lombok dengan Bali. Dia memastikan pelayaran normal dan tetapi siap melayani penumpang.

Baik limpahan calon penumpang pesawat yang gagal berangkat maupun warga Bali yang menggunakan jalur laut untuk mengungsi. “Semua aktivitas (pelabuhan) tidak teganggu. Di pelabuhan ini pihak otoritas pelabuhan menyiapkan 36 rute pelayaran,” kata Firli.

Manager ASDP Lembar, Yanus Lentanga menyebutkan, sejak dua hari belakangan ini ada peningkatan jumlah penumpang, tercatat peningkatan 91 persen pada Senin, 27 November 2017 lalu dan 57 persen pada Selasa, 28 November 2017.

Peningkatan penumpang itu dipengaruhi adanya penutupan LIA di Lombok dan penutupan Bandara Ngurah Rai, Bali.

“Baik yang keluar maupun datang ada peningkatan. Kami juga sudah menyiapkan posko bencana bersama unsur instansi lain,” ujarnya.

Penumpang yang melewati Pelabuhan Lembar rata-rata 1.000 orang per hari. Tetapi sejak dua hari belakangan ini meningkat menjadi rata-rata 1.800 orang per hari. (her/why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional