Pentolan JAD Bima Menyerahkan Diri

Mataram (Suara NTB) – Salah satu pentolan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bima, Imam Munandar menyerahkan diri ke polisi. Munandar diduga otak pelaku penembakan dua anggota Polres Bima Kota 11 September lalu.

“Betul ada itu. Siang in idiberangkatkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Wakapolda NTB, Kombes Pol Tajuddin, dikonfirmasi Jumat, 3 November 2017 di Masjid Baitussalam Mapolda NTB.

Iklan

Imam Munandar merupakan salah satu pentolan JAD Bima yang mendalangi penembakan Bripka Zainal dan Bripka Gafur, di Jalan Soekarno-Hatta, Penatoi, Mpunda, Kota Bima, 11 September lalu.
“Ini kan memang kelompok Imam Munandar ya berarti itu (pentolan),” kata Tajuddin.

Sejak Senin, 31 Oktober 2017 lalu total 11 orang terduga teroris ditindak Densus 88 Anti Teror. Dua diantaranya tewas dalam kontak senjata sementara sembilan orang sisanya dibawa ke Jakarta untuk penyidikan. (why)