Pensiunan ASN Lobar Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Giri Menang (Suara NTB) – Warga Perumda Dasan Geres Desa Dasan Tapen Gerung digegerkan penemuan mayat yang sudah membusuk di dalam rumahnya. Mayat yang telah membusuk itu diketahui bernama I Made Meranggi (65) yang merupakan pensiunan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Lobar.

Informasi yang berhasil dihimpun, mayat I Made Meranggi ditemukan sekitar pukul 12.00 wita pada Rabu, 8 Maret 2017 di dapur milik korban. Adapun saksi-saksi yang menemukan pertama kali adalah istri dari korban atas nama Ni Ketut Ranis (54) dan salah seorang tukang bangunan yang bekerja di sebelah rumah korban atas nama Tohri (35).

Iklan

Awalnya, istri korban curiga karena korban tidak pernah menghubungi selama lebih dari satu minggu. Sebaliknya, ketika dihubungi, korban juga tidak pernah mengangkat telepon. Merasa ada yang aneh, istri korban pun berinisiatif datang ke rumahnya yang berada di komplek Perumda Utara Desa Dasan Tapen Gerung. Sampai di kediamannya, istri korban melihat pintu samping rumah terbuka, sementara gerbang rumah terkunci.

Karena tak bisa masuk ke dalam rumah, istri korban pun meminta tolong ke tukang bangunan yang bekerja di samping rumah untuk melihatkan kondisi di dalam rumah. Tanpa pikir panjang, tukang atas nama Tohri turun melalui bangunan di samping dengan melewati atap garasi. Betapa terkejutnya tukang bangunan itu ketika melihat I Made Meranggi sudah terbujur kaku dengan bau yang membusuk.

Karena tak bisa masuk ke dalam rumah, istri korban pun meminta tukang tersebut untuk merusak gembok pintu gerbang. Setelah bisa masuk, istri korban langsung histeris begitu melihat suaminya sudah dalam keadaan membusuk. Karena panik, istri korban pun menghubungi anak-anaknya untuk datang ke rumahnya dan juga menghubungi pihak kepolisian.

Beberapa lama kemudian, aparat dari Polsek Gerung datang dengan dipimpin langsung Kapolsek Gerung AKP Zacky Maghfur. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi, polisi langsung membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sebelumnya, polisi juga berkoordinasi dengan keluarga korban. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here