Penonton MotoGP Mandalika Diperkirakan hanya 60 Ribu

Bram Subiandoro. (Suara NTB/bul)

Praya (Suara NTB) – Perhetalan MotoGP di KEK Mandalika pada Oktober 2021 nanti diperkirakan sekitar 50.000 sampai 60.000 orang. Terbatasnya proyeksi jumlah penonton ini karena pandemi Covid-19. Hal ini dikemukakan Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro menjawab soal tahapan persiapan penyelenggaraan MotoGP di Lombok, Rabu, 3 Maret 2021 usai pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Seri 1 2021 di KEK Mandalika.

Dalam situasi normal, penonton MotoGP bisa mencapai hingga 160.000 orang. Jumlah ini membutuhkan kesiapan yang tidak kecil, dari merchandise, kamar hotel, transportasi, dan makan minum penonton. Bram mengatakan, untuk kebutuhan merchandise, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) telah melakukan kurasi 22 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dua diantaranya adalah UKM yang dibina ITDC, yakni CV Purnama dan Dharma Setya.

Iklan

Dari sisi kesiapan fisik infrastruktur sirkuit Mandalika,  Bram juga menyampaikan, Jumat pekan lalu, pengapalan tahap pertama mulai dilakukan. Ada tiga lapis pengaspalan sebelum dilakukan pengujian oleh DORNA. “Per hari ini, pengaspalan pertama sudah sepanjang 400 meter. Pengaspalan lapisan pertama selesai Maret, lalu disambung lapisan kedua, dan lapisan ketiga, totalnya sekitar 4 sampai 5 bulan bulan pengaspalannya,” kata Bram.

Sekitar Juli, pengaspalan clear dan diuji kelayakannya oleh DORNA (pemegang hak penyelenggara MotoGP). Karena itu, perampungan pengaspalan diharapkan tepat waktu. Pengetasan sirkuit oleh DORNA inilah yang menjadi penentu, layak atau tidak MotoGP diselenggarakan di Sirkuit Mandalika. Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai pengelola kawasan Mandalika sudah mempersiapkan banyak hal untuk penyelenggaraan MotoGP.

Persiapannya hingga marshal (penjaga setiap sudut lintasan) juga sudah dipersiapkan. Tinggal dilatih (training). “Orang-orangnya sudah ada. Tinggal dilatih. Tapi kita harus nunggu dulu, apa hasil uji sirkuit oleh DORNA nanti. Kalau kita lakukan training dari sekarang, tapi pengaspalan dianggap tidak layak. Kan percuma,” ujarnya. Lain halnya jika DORNA sudah memastikan Sirkuit Mandalika sangat layak untuk penyelenggaraan balap motor bergengsi ini, persiapan bisa dilakukan total di semua aspek. (bul)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional