Penjualan Tiket WSBK Diluncurkan Pekan Depan

H. Yusron Hadi (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov melalui Dinas Pariwisata (Dispar) NTB telah mendapatkan informasi mengenai jumlah penonton World Superbike (WSBK) Mandalika sebanyak 25.000 orang. Dalam rapat koordinasi yang digelar secara virtual Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Selasa, 12 Oktober 2021, peluncuran penjualan tiket WSBK akan dilaksanakan pekan depan.

‘’Jumlah penonton 25 ribu orang. Kalau tiket, pekan depan akan ada launching,’’ ujar Kepala Dispar NTB, H. Yusron Hadi, S.T., M.U.M., di Mataram, Selasa, 12 Oktober 2021.

Iklan

Dalam rapat yang digelar secara virtual tersebut, kata Yusron, dihadiri ITDC, Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Asosiasi Hotel, Asosiasi Perjalanan Wisata dan Organda. ‘’Airline diharapkan bundling tiket dengan destinasi dan desa wisata yang ada. Yang punya penginapan maupun sarhunta,’’ kata Yusron.

Pemerintah Pusat mengizinkan gelaran World Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika International Street Circuit dihadiri 25.000 penonton. Dengan syarat sudah divaksin lengkap atau dua dosis. Sedangkan bagi kru dan tim wajib menjalani karantina selama lima hari.

Untuk memastikan gelaran WSBK sesuai dengan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19, Pemprov melalui Dinas Kesehatan (Dikes) NTB telah menyiapkan skenario penanganan kru dan penonton WSBK Mandalika yang terpapar Covid-19. Pemprov menyiapkan sejumlah hotel dan RS Darurat Asrama Haji sebagai lokasi isolasi dan perawatan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

‘’Kita antisipasi saat pelaksanaan World Superbike. Kita tak menginginkan lonjakan kasus dan ada klaster baru. Kami sudah menyiapkan skenarionya,’’ kata Kepala Dikes NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, M.M., MARS.

Fikri menyebutkan, ada 12 RS Darurat Covid-19 yang disiapkan Pemprov NTB sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur. Ke-12 RS Darurat Covid-19 tersebut berupa hotel, RS Darurat Asrama Haji dan RS Darurat Wisma Tambora.

Bagi tamu atau penonton yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala, maka akan dilakukan isolasi di hotel. Namun, jika ada yang bergejala, maka ditangani di RS Darurat Asrama Haji.

Fikri mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan ITDC dan MGPA. Jika ada kru dan penonton yang terdeteksi positif Covid-19 dari hasil swab antigen maupun PCR, maka mereka akan diserahkan ke Satgas Covid-19.

Namun, sebelum diserahkan ke Satgas Covid-19, penonton maupun kru WSBK yang terkonfirmasi positif terlebih dahulu diisolasi sementara di lokasi yang disiapkan di KEK Mandalika. Baru kemudian diserahkan ke Satgas Covid-19 untuk penanganan lebih lanjut.

Untuk mencegah adanya penularan Covid-19, sebelum memasuki area Sirkuit Mandalika, baik kru dan penonton harus diswab antigen. Kemudian, mereka juga harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Pengunaan aplikasi PeduliLindungi juga bertujuan agar tidak terjadi kerumunan penonton di pintu masuk sirkuit. Fikri menyebutkan akan disiapkan lima lokasi untuk swab antigen sebelum penonton memasuki Sirkuit Mandalika. Melihat jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang, mulai dari sekarang sudah disiapkan logistik antigen buatan NTB, yaitu Entram. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional